detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 18:03 WIB

Laporan Dari Mekah

Tenda Besar untuk Jemaah Haji Khusus Maktour di Mina

Ardhi Suryadhi - detikNews
Tenda Besar untuk Jemaah Haji Khusus Maktour di Mina Foto: Ardhi Suryadhi/detikcom
FOKUS BERITA: Kabar Haji 2019
Mina - Usai dari Arafah dan Muzdalifah, para jemaah selanjutnya menuntaskan wajib haji dengan bermalam (mabit) di Mina sekaligus untuk melontar jamrah.

Tak pelak, ketika periode melontar jamrah dimulai sejak 10-13 Zulhijah, Mina menjadi lokasi yang begitu padat di setiap sudutnya.


Belum lagi dengan jarak antar lokasi pemberhentian bus, tenda dan sumur untuk melontar jamrah yang jaraknya bisa sampai hitungan kilometer.

Alhasil, kehadiran tenda-tenda di Mina pun jadi suatu hal penting untuk menunjang aktivitas ibadah sekaligus tempat berteduh dan beristirahat bagi para jemaah.

Tenda Besar untuk Jemaah Haji Khusus Maktour di MinaFoto: Ardhi Suryadhi/detikcom

Lokasi tenda di Mina sendiri diatur sesuai maktab. Dimana lokasi maktab bagi haji regular dan haji khusus dipisah. Dimana haji khusus ditempatkan lebih dekat ke jamarat, lokasi melontar jamroh.

Salah satu tenda yang ada di maktab 112 ditujukan untuk rombongan haji khusus Maktour. Di satu maktab, biasanya ditempati oleh beberapa rombongan. Namun fasilitas dan layanan di tiap tenda tentu berbeda-beda, tergantung dari biro travel masing-masing.


Tenda milik Maktour sendiri terlihat sebagai salah satu yang paling besar di maktab 112, demikian pula dengan fasilitas di dalamnya. Dimana berjejer sofabed yang bisa menampung hingga ratusan jemaah.

Di sudut tenda tersebut juga telah disediakan pantry kecil yang sudah siap sedia berbagai makanan berat hingga ringan. Belum lagi pilihan minumannya, baik panas atau dingin. Semua bisa dengan bebas dikonsumsi jemaah.

Tenda Besar untuk Jemaah Haji Khusus Maktour di MinaFoto: Ardhi Suryadhi/detikcom

Fasilitas lainnya adalah adanya toilet khusus yang memang disediakan bagi rombongan jemaah haji khusus Maktour. Berbeda dengan tenda-tenda lain yang masih harus berbagi, meskipun berada di maktab yang sama.

Seorang jemaah haji khusus Maktour yang ditemui detikcom mengatakan kehadiran tenda tersebut sangat membantu sekali. Terlebih usai menjalani proses melontar jamrah yang mengeluarkan tenaga ekstra untuk berjalan kaki.

"Alhamdulillah gak terlalu jauh dibandingkan dengan lokasi tenda lainnya. Fasilitas di dalamnya pun nyaman," lanjutnya.


Selama berada di tenda, selain untuk beristirahat merebahkan diri sejenak, para jemaah juga diajak oleh ustaz pembimbing yang disediakan Maktour untuk melakukan sejumlah amalan. Mulai dari berzikir, bersolawat dan ibadah lainnya.

Termasuk ketika menanti jadwal melontar jamrah lantaran kondisi hujan besar dan angin kencang yang melanda Mina pada Senin (12/8/2019), digelar ceramah yang dibawakan oleh ustaz Hamdan Rasyid.

Dalam ceramahnya, ustaz Hamdan menyampaikan soal keistimewaan Mina dan makna di balik melontar jamrah yang menjadi walah satu wajib haji. Sehingga ketika melontar jamrah, para jemaah betul-betul mengerti soal makna dari dilontarkannya batu kerikil tersebut ke tiga sumur: ula, wustho dan aqabah.
(ash/ega)
FOKUS BERITA: Kabar Haji 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com