detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 12:27 WIB

Penjelasan Dishub Bekasi soal Mangkraknya Bus Transpatriot Hibah Kemenhub

Isal Mawardi - detikNews
Penjelasan Dishub Bekasi soal Mangkraknya Bus Transpatriot Hibah Kemenhub Foto: Isal Mawardi-detikcom
Bekasi - Dinas Perhubungan Kota Bekasi memberikan klarifikasi terkait mangkraknya sejumlah Bus Rapid Transit (BRT) hibah dari Kemenhub di lahan PDAM Tirta Patriot. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dadang Ginanjar, menyebut belum beroperasinya sejumlah bus itu karena masih mempersiapkan administrasi kendaraan tersebut.

"Karena ada aspek teknis yang dipersiapkan, ini sambil meluruskan informasi yang kemarin agak simpang siur. Pertama kondisi bus ini masih sangat layak, bus ini bus baru. Pertama yang harus dipersiapkan itu aspek administrasi. Bagaimana, bus ini diberikan oleh Kemenhub dalam keadaan off the road, kosong, STNK belum, otomatis pelat nomor belum," ujar Dadang di kantor Dishub, Jalan Pangeran Jayakarta, Bekasi Utara Kota Bekasi, Selasa (13/8/2019).

Dadang mengatakan pihaknya hanya menerima fisik dan faktur kendaraan saat menerima hibah dari Kemenhub pada Desember 2018. Agar kendaraan itu bisa beroperasi, maka perlu proses administrasi, terutama dalam perpindahan dari pelat hitam ke kuning.

"Jadi yang kami terima hanya faktur aja. Tentunya karenan ini sudah kami serahkan kepada PDMP (Perusahaan Daerah Mitra Patriot), kami serahkan pengelolaan (bus) ke PDMP ini kita kuning kan pelatnya. Ini ada prosesnya," ujar Dadang.

Dadang juga menjelaskan bus hibah Kemenhub itu diletakkan di lahan kosong PDAM karena faktor keamanan. Sebelumnya, bus tersebut dititipkan di Asrama Haji Bekasi.



"Saya luruskan, yang saya amati bus itu (awalnya) di stadion (Patriot). Begitu diserahkan ke PDMP, PDMP menitipkan di asrama haji, dengan beberapa pertimbangan. Karena ada musim haji, asrama haji digunakan, sehingga PDMP mencari dimana sih lahan yang aman nyaman, karena mobil ini harus ditunggu. Pertama faktor keamanan tadi," ujar Dadang.

Saat ini, bus hibah tersebut telah memiliki pool di lahan kosong di Perumahan Vida, Bantargebang, Kota Bekasi. 21 Bus hibah itu saat ini sudah dipindahkan dari lahan kosong PDAM Tirta Patriot ke Perumahan Vida, Senin (12/8) malam.

Direktur Angkutan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Ahmad Yani, mengatakan persiapan operasional bus hibah masih dalam proses. Ia mengkritik persiapan yang dilakukan PDMP serta Dishub Kota Bekasi yang memakan waktu 8 bulan.

"Kalau dilihat, memang (persiapan) hampir 8 bulan, tapi terlepas dari itu, saya yakin bahwa itu semua dalam proses sebagaimana dari tarif harus persetujuan dewan. Yang kedua, penguningan (pelat). Saya memastikan apa yang diberikan hibah dari kementerian pusat ke Pemda itu bisa berjalan lancar. Ini cukup lama sih, sudah 8 bulan baru selesai," ujar Ahmad.

Sebelumnya, 21 unit bus hibah Kemenhub itu tampak terbengkalai di lahan PDAM Mitra Patriot di Jalan Perjuangan, Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Bus tersebut sudah diparkir di situ sejak 18 Juli lalu setelah sebelumnya disimpan di Asrama Haji Bekasi sejak Desember 2018 lalu.




Demi Revitalisasi, Rumah Liar di Bantaran Kali Bahagia Akan Digusur!:

[Gambas:Video 20detik]


(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed