detikNews
2019/08/13 06:42:47 WIB

Round-Up

Begal Payudara Diburu ke Setiap Tongkrongan

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2







Meski polisi telah mendapatkan profil dan foto pelaku, namun pencarian belum membuahkan hasil yang signifikan. Namun demikian, hal ini tidak membuat keluarga korban pesimistis.

Keluarga dan kerabat berkeyakinan polisi dapat segera menangkap pelaku. Kerabat korban, Richie memahami polisi butuh waktu untuk menangkap pelaku.

"Saya sih optimistis ya, cuma biasalah butuh waktu kali atau memang saya nggak ngerti juga saya, atau memang dia (pelaku) ke mana saya nggak tahu kan. Yang pasti sih mereka (polisi) sudah maksimal saya lihat, hari ini saja saya memberikan keterangan lagi jadi saksi," sebut Richie saat ditemui detikcom di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Senin (10/8/2019).

Richie sebelumnya menyebutkan bahwa pelaku masih tinggal satu lingkungan dengan korban. Meski begitu, Richie kini tidak punya niat untuk mencari pelaku dan memilih untuk memasrahkan proses hukum ke polisi. Richie juga tidak ingin bermain hakim sendiri.

"Kalau kita kemarin sih nggak boleh (mencari pelaku sendiri), karena takutnya main hakim sendiri. Memang sih karena kalau orang sekitar rumah saya juga sudah pada tahu takutnya (main hakim sendiri), karena tidak terlalu jauhkan (rumah). Soalnya nanti (takut) terjadi hal yang tidak diinginkan, jadi kita nahan saja. Serahin ke bapak-bapak polisi," ujar Richie



Kasus ini juga menjadi perhatian pemerhati anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto. Kak Seto prihatin, sebab Kota Tangsel ini merupakan kota yang dilengkapi Satgas Perlindungan Anak RT/RW terbanyak se-Indonesia.

"Nah sekarang harus dipertanyakan juga baik kepada pemerintah kota maupun kepolisian untuk betul-betul menjaga rasa aman anak-anak ini. Jadi ini sangat memprihatinkan, tentu sangat tidak layak, tidak aman dan sebagainya," kata Kak Seto.

Kak Seto meminta polisi serius menangani kasus ini. Ia mendesak pelaku agar segera ditangkap agar tidak ada korban lainnya.

"Jadi mohon perhatian serius dari Pemkot dan Polres untuk betul-betul dibekuk pelaku ini dan dijamin bahwa ini tidak terulang lagi. Ini menyangkut kehormatan anak-anak, kepercayaan diri dan sebagainya," tutur Kak Seto.

Kasus begal payudara terjadi pada Kamis (7/8) lalu, ketika korban naik motor. Kasus ini masih diselidiki polisi.



(mei/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com