Dua Menteri Dikabarkan Mundur

Dua Menteri Dikabarkan Mundur

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2005 15:56 WIB
Jakarta - Isu reshuffle sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu berhembus kian kencang. Setelah sejumlah kalangan mendesak pemeintah SBY-Kalla melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri, muncul isu kuat dari kalangan Lembaga Kepresidenan bahwa dua orang menteri mengundurkan diri.Dua orang menteri yang disebut-sebut telah menghadap Presiden dan mengajukan permohonan pengunduran diri tersebut adalah Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Menteri Keuangan Jusuf Anwar. "Mereka berdua sudah mengajukan pengunduran diri dari menteri kepada Presiden SBY, tetapi permohonan itu disampaikan secara lisan," ujar sebuah sumber di Lembaga Kepresidenan kepada detikcom, Jumat (21/10/2005).Sumber tersebut juga menyebutkan, dua orang menteri ini mengajukan pengunduran diri karena alasan berbeda-beda. Juwono Sudarsono mengajukan pengunduran diri karena alasan kesehatan. Juwono dikabarkan kesehatannya mulai terganggu karena menderita stroke ringan. Alasan ini masuk akal karena Juwono sebelumnya pernah menderita stroke.Sementara, Jusuf Anwar mengajukan pengunduran diri dengan alasan kesehatan dan mau pensiun. "Mungkin Pak Jusuf Anwar ingin istirahat," ujar sumber tersebut.Apakah permintaan pengunduran diri tersebut akan diterima oleh presiden SBY? Belum diketahui secara pasti. Tapi, yang agak pasti, menurut sumber yang dekat dengan SBY dan Kalla itu, kemungkinan besar SBY akan mengumumkan reshuffle kabinet pada awal November tepatnya setelah lebaran. Kemungkinan besar Presiden SBY akan mereshuffle kabinetnya juga diungkapkan Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir beberapa waktu lalu. Soetrisno mengaku sudah beberapa kali diajak diskusi oleh Presiden SBY tentang reshuffle. Terakhir, Soetrisno dipanggil Presiden SBY, Rabu (19/10/2005) lalu. Menurut Soetrisno Bachir, Presiden SBY akan melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri, terutama menteri-menteri yang tidak mencapai target yang diinginkan pada awal November 2005. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads