Diduga Terkait Kebakaran Hutan, 7 Perusahaan di Kalbar Disegel

Tim detikcom - detikNews
Senin, 12 Agu 2019 17:10 WIB
ilustrasi karhutla (Foto: Dok. Antara Foto)
ilustrasi karhutla (Foto: Dok. Antara Foto)
Pontianak - Tujuh perusahaan di Kalimantan Barat (Kalbar) disegel KLHK karena diduga terlibat kasus kebakaran hutan. Penyelidikan itu dilakukan langsung oleh Direktorat Gakkum KLHK.

"Ada tujuh perusahaan yang kita segel dengan melakukan pemasangan plang yang menyatakan bahwa lokasi perusahaan itu akan dilakukan penyelidikan terkait indikasi karhutla," kata Dirjen Gakkum KLHK, Rasio Ridhosani, yang dikutip dari Antara, Senin (12/8/2019).

Adapun 7 perusahaan yang sudah dipasang plang oleh KLHK, antara lain: PT. MHS, PT. UKI, PT. DAS, PT. JKN, PT. SUN, PT. PLB dan PT.SP. Perusahaan ini sebagian besar ada di Kubu Raya.



"Selain tujuh perusahaan tadi, saat ini tim kita juga sedang melakukan pendalaman terhadap PT. NSL di Mempawah, PT. PNS dan PT YYS di Ketapang," tuturnya.

Dia mengatakan, penyegelan tersebut dilakukan pada lahan yang terbakar, sehingga perusahaan tidak bisa menggunakan lahan tersebut untuk aktivitas usahanya. Rasio menambahkan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap manajemen tujuh perusahaan tersebut dan meminta klarifikasi dari pihak perusahaan karena adanya titik api di sekitar kawasan perusahaan itu.



Dampak dari penyegelan tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi administrasi kepada perusahaan-perusahaan ini untuk memperbaiki manajemen lingkungan mereka dan bertanggung jawab penuh terhadap kebakaran lahan yang terjadi.

"Kita juga akan melakukan evaluasi terhadap kelengkapan alat pencegahan dan penanggulangan karhutla yang ada di dalam perusahaan itu. Jika ke depan terjadi kembali kebakaran lahan di kawasan perusahaan mereka, maka kita akan ambil langkah hukum pidana dan perdata," kata Rasio.




Tonton Video CegahKarhutla, Jokowi: Jangan Biarkan Api Membesar! (rvk/asp)