Pemudik dari Jakarta Carter Bus AC dari Yogya

Pemudik dari Jakarta Carter Bus AC dari Yogya

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2005 15:27 WIB
Yogyakarta - Ratusan bus AC pariwisata dan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Yogyakarta sudah dicarter oleh para pemudik dari Jakarta, Banten dan Lampung yang hendak mudik ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Agar kelihatan sukses di perantauan dan mentereng, para pemudik tidak lagi mencarter bus reguler non AC tapi sudah berani mencarter bis pariwisata AC yang lebih mahal."Hampir sebagian besar bus pariwisata AC saat ini sudah banyak dicarter oleh pemudik untuk mudik bersama-sama dari Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Lampung," kata Ketua DPD Organda DIY, Johnny FM Pramantya kepada detikcom di kantornya, Jumat (21/10/2005).Menurut Johnny, dari 400 unit bus pariwisata di Yogyakarta yang sebagian besar semua sudah dicarter untuk mengangkut pemudik dari Jakarta dan sekitarnya. Tujuan pemudik sebagian besar wilayah Yogyakarta seperti Gunungkidul dan Bantul. Selain itu ada pula yang dicarter pemudik dari Magelang, Klaten dan Purworejo. Meski sudah ratusan unit bus yang dicarter, Organda DIY tidak merasa khawatir akan kehabisan armada. Sebab masih ada sekitar 900 unit bus AKDP (antarkota dalam provinsi) dan 370 bus reguler AKAP yang standby mengangkut pemudik bila kekurangan angkutan. "Organda tidak akan kekurangan armada dan sekarang ini total ada 1.670 bus. Semua sudah kita hitung kesiapan dan antisipasinya bersama Dishub DIY," kata Johnny Sunu, panggilan akrabnya.Organda memang memprioritaskan agar bus yang digunakan untuk carteran adalah bus pariwisata lebih dulu. Bila ada kekurangan baru diambilkan dari bus reguler AKAP dan bus AKDP. Bus reguler, baik sebelum dan sesudah lebaran, diharapkan lebih diprioritaskan melayani trayek angkutan seperti biasanya. "Bukan untuk omprengan atau carteran tembakan," cetus Johnny. Mengenai kenaikan tarif selama lebaran, Johnny memperkirakan antara 20-30 persen. Johny menuturkan, para pemudik memilih mencerter bus dari Yogyakarta besar kemungkinan karena bus-bus dari Jakarta sudah dicarter berbagai perusahaan untuk mudik secara rombongan. "Mungkin bus di Jakarta dan Jawa Barat sudah habis dipesan, sehingga terpaksa langsung mencarter dari Yogyakarta," katanya.Bersamaan dengan kenaikan harga BBM saat ini, Johnny memperkirakan arus mudik lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan terutama pemudik yang menggunakan angkutan darat seperti bus. Sebab tarif angkutan udara maupun KA juga sudah dinaikkan. Penumpang lebih memilih menggunakan bus atau travel, karena masih lebih murah dibandingkan angkutan lainnya. "Masyarakat juga akan berpikir dua kali jika mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti tahun lalu. Karena BBM naik, kami perkirakan jumlahnya tidak seperti tahun lalu," katanya. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads