Pelaku Begal Payudara di Bintaro Putus Sekolah Sejak SD

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 12 Agu 2019 13:17 WIB
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono (Samsuduha Wildansyah/detikcom)
Tangerang Selatan - Polisi telah meminta informasi dari keluarga terkait AM, pelaku begal payudara di Bintaro Sektor 9 Pondok Aren, Tangerang Selatan. Hal ini dilakukan untuk pendalaman profil AM.

"Di antara keluarga kalau saya lihat itu memang anak yang susah diatur," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/8/2019).

AM sendiri putus sekolah sejak di tingkat sekolah dasar. AM bahkan kurang bisa membaca dan menulis.

"Pelaku ini kan memang buta baca huruf dan tulis, sejak kelas III SD informasi dari keluarga sudah putus sekolah dan memang kelakuannya sulit diatur sama keluarga," jelas Muharam.


Kesehariannya, ia menjadi pengatur lalu lintas atau 'Pak Ogah' di lokasi kejadian, Jalan Jenderal Sudirman, Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel.

"Infonya seperti itu (pak Ogah). Nggak ada pekerjaan lain," cetusnya.

Meski begitu, AM belum memiliki catatan buruk di kepolisian, selain kasus dugaan pelecehan seksual yang saat ini menjeratnya. AM masih diburu polisi karena diduga kabur seusai kejadian itu.

"Makanya kita maksimalkan pencarian di sekitar," katanya.

Polisi masih terus menggali informasi dari saksi-saksi. Termasuk teman-teman pelaku.

"Mungkin kita akan gali lagi dari teman-teman, yang mungkin kita anggap perlu dalami lagi keterangannya," tandasnya.

(sam/mea)