"Jadi sampai dengan tanggal 11 Agustus tadi jam 05.00 pagi, kita memeriksa hewan kurban di 1.474 lokasi, yang diperiksa ada 97.005 hewan kurban, ada sapi, ada kerbau, ada kambing, ada domba. Kemudian, mayoritas sehat," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada wartawan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (11/9/2019).
Ada beberapa ratusan hewan kurban yang tidak layak dikurbankan. Paling banyak, hewan kurban itu berumur di bawah satu tahun.
"Ada 202 yang ditemukan sakit. Ada yang sakitnya karena stres perjalanan, ada sekitar 157. Kemudian ada yang matanya ada tanda-tanda tidak sehat. Tapi juga ada yang tidak cukup umur, jumlahnya ada 345," kata Anies.
"Jadi yang ditemukan tidak layak, maka dia tidak boleh digunakan sebagai hewan kurban," sambung Anies.
Anies menyebut penjual hewan yang tidak layak sudah diperingatkan. Semua hewan kurban harus memenuhi syarat.
"Dan kita semua tahu bahwa ketika memberikan hewan kurban, maka hewan kurban itu harus memenuhi ketentuan syariat. Jadi kalau secara syariat tidak memenuhi syarat," ucap Anies.
Anies Janjikan Daging Kurban Siap Saji ala Hotel Berbintang:
(aik/gbr)











































