"Tidak perlu juga membanding bandingkan. Karena ibu Mega bicara pada kadernya sendiri yang kebetulan adalah presiden," kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago kepada detikcom, Sabtu (10/8/2019) malam.
Irma sendiri menegaskan partainya tidak pernah meminta-minta jatah menteri. Namun pihaknya tetap menyiapkan kader terbaik untuk dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, angkat bicara tentang sikap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta jatah menteri kepada Presiden Joko Widodo. Dia membandingkan sikap Megawati dengan zaman kepemimpinan SBY.
"Pidato Bu Mega silakan aja. Tapi (saat) Pak SBY tidak ada satu partai pun meminta-minta secara terbuka kepada presiden," kata Imelda saat acara diskusi di Gado-gado Boplo, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).
Imelda mengatakan SBY membentuk sekretariat gabungan saat menjadi presiden untuk menentukan nama-nama menteri. Meski keputusan akhir tetap ada di tangan presiden.
"Waktu 2009 ada Setgab, tapi tetap diserahkan kepada presiden terpilih. Dibahas tertutup, tapi terbuka saat fit and proper test," ujarnya.
PD: Zaman SBY Tak Ada Koalisi Minta Jatah Menteri di Kongres:
(fdu/fdu)











































