PDIP Dapat Jatah Menteri Terbanyak, PKB: Pemenang Kontestan Pemilu

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 09 Agu 2019 08:11 WIB
Foto: Abdul Kadir Karding (dok.pribadi)
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak keberatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat jatah kursi menteri paling banyak. Baginya, PDIP berhak karena menjadi pemenang dalam pemilu.

"Saya kira sesuatu yang wajar, pertama PDIP ini partai pemenang di seluruh kontestan pemilu termasuk di dalam KIK (Koalisi Indonesia Kerja), menurut saya sumbangsih dan kerja keras bersama partai yang ada di KIK itu luar basa jika dilihat dari survei yang ada," ucap Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding saat dihubungi detikcom, Kamis (8/8/2019).


Abdul Kadir akan menerima keputusan Jokowi soal posisi menteri. Jokowi memiliki hak prerogatif untuk mengangkat menterinya.

"Tentu Pak Jokowi hitung profesionalitas nanti, karena kan sekali lagi, itu kebijakan dan hak prerogatif Pak Jokowi, dia ikut kampanye langsung tentu pahami langsung mana yg kerja keras, speed tidak tinggi. Maka Pak Jokowi tentu tahu lah," ucap Karding.

Karding menyatakan KIK tidak pernah membahas jumlah kursi tiap parpol pengusung. Mereka memberikan keleluasaan kepada Jokowi.


"Nggak ada, itu kewenangan Pak Jokowi murni. Artinya sesuai komitmen dan garis konstitusi, berapapun itu (jatah kursi), kewenangan penuh Pak Jokowi," kata Karding.

Partai pengusung hanya memberikan masukan dengan menyodorkan nama-nama calon menteri. Tiap partai maupun relawan bebas mengajukan beberapa nama.

"Waktu pembubaran TKN (Tim Kampanye Nasional), silahkan semua pihak, relawan, partai, tokoh berikan masukkan nama sebanyak-banyaknya nya, biar bayak pilihan, soal jumlah berapa (yang jadi menteri), saya kira itu kewenangan penuh Pak Jokowi. Walau pasti akan dibahas dengan Pak Kiai Ma'ruf (wakil presiden terpilih), Pak JK (wakil presiden) untuk memberikan masukkan," ucap Karding.

Sebelumnya, Megawati memberikan pernyataan terbuka yang cukup gamblang mengenai 'syarat' masuknya PDIP dalam kabinet periode kedua Jokowi. PDIP harus menjadi partai dengan jumlah menteri terbanyak di kabinet.


"Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Mega.

Jokowi langsung menjawab permintaan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengenai jumlah menteri dari Partai Banteng yang harus terbanyak. Jokowi, yang juga kader PDIP, menjamin partainya akan mendapatkan porsi terbesar di kabinet.

"Mengenai menteri. Tadi Bu Mega kan menyampaikan jangan empat dong. Tapi kalau yang lain dua, tapi PDIP empat kan sudah dua kali (lipat)," tutur Jokowi.


Jokowi Jawab Mega soal Menteri: PDIP Terbanyak, Jaminannya Saya
PDIP Dapat Jatah Menteri Terbanyak, PKB: Pemenang Kontestan Pemilu
(aik/jbr)