Kabut Asap Selimuti Pontianak, Warga Diminta Pakai Masker

Kabut Asap Selimuti Pontianak, Warga Diminta Pakai Masker

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Agu 2019 10:32 WIB
Kabut Asap Selimuti Pontianak, Warga Diminta Pakai Masker
Ilustrasi warga memakai masker. (Foto: Shutterstock)
Pontianak - Indeks kualitas udara di Pontianak, Kalimantan Barat, masuk kategori tidak sehat karena dampak kabut asap. Warga yang beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker untuk meminimalkan terjangkit penyakit.

"Silakan minta masker ke puskesmas terdekat, jika pun tidak ada, gunakan bahan lain untuk melindungi hidung dan mulut, seperti menggunakan kain atau sapu tangan yang sudah dibasahi sedikit air," kata Kadis Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu di Pontianak, yang dikutip dari Antara, Kamis (8/8/2019).

Pihaknya telah menyiapkan 35 ribu lembar masker sebagai bentuk antisipasi semakin buruknya kualitas ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) di kota itu dampak kebakaran hutan dan lahan. Ia menjelaskan pihaknya juga berencana mengajukan penambahan masker tersebut ke Pemprov Kalbar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Sejak Juli kemarin, masker-masker yang ada pun sudah kami distribusikan ke puskesmas, bahkan ke sejumlah pihak yang membutuhkan masker tersebut," tuturnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau masyarakat di kota itu mengurangi atau tidak melakukan aktivitas di luar rumah, terutama di malam hari, karena kualitas ISPU sudah masuk kategori tidak sehat. Ia menjelaskan level atau kategori ISPU di Pontianak sudah berwarna kuning, yang artinya sudah tidak sehat.

"Karena itu, akan kami pantau terus, apakah aktivitas belajar sekolah akan diliburkan atau belum sebagai dampak dari karhutla," kata Edi.



Menurut dia, pengaruh atau dampak asap akibat karhutla bisa berpengaruh per hari atau bahkan per jam.

"Apabila angin kencang, maka kabut asap akan berkurang, tetapi apabila sebaliknya, maka kabut asap akan semakin tebal," ucap Edi.



Tonton video Akibat Karhutla, Kabut Asap Selimuti Pekanbaru:

[Gambas:Video 20detik]

(rvk/asp)


Berita Terkait