Setuju Perluasan Ganjil Genap, Gerindra DKI: Motor Juga Harus Kena

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 08 Agu 2019 08:39 WIB
Foto: Pradita Utama
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta mendukung kebijakan baru perluasan sistem ganjil genap di Jakarta. Gerindra menilai perluasan sistem ganjil genap ini dapat mengatasi polusi udara di DKI.

"Itu kan salah satu untuk mengurangi lajunya polusi udara, bahkan ini ya memang dari dulu jangan dicopot menurut saya, memang ganjil genapnya itu harus diperbanyak, kebanyakan itu kan dari kendaraan polusinya, karena aktivitasnya itu kan banyak sekali pagi dan sore," ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Iman Satria, kepada wartawan Kamis (8/8/2019).
Iman menyarankan agar kendaraan roda dua juga ikut dikenakan sistem ganjil genap. Sebab menurutnya, asap polusi tidak hanya dikeluarkan oleh mobil.

"Motor harus dikenakan juga nggak apa-apa,karena polusi udara kan nggak dari mobil saja, motor juga, sama saja, harus kena ganjil genap," ucapnya.

Masyarakat menurut Iman sudah seharusnya menaati kebijakan ini. Bukan dipaksakan, namun menurutnya ini merupakan solusi bersama demi mengurangi polusi udara yang banyak dihasilkan dari kendaraan.

"Ini nggak dipaksakan, ini kan salah satu solusi yang kita cari bersama, semua kan merasakan penderitaan, semua juga merasakan enaknya kalau polusi nanti berkurang, jadi saya rasa normal-normal aja, nggak ada masalah," katanya.
Kebijakan ganjil genap akan berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Ada 16 rute yang akan diberlakukan ganjil-genap.

Berikut ini time line penerapan ganjil-genap yang baru:

Sosialisasi: 7 Agustus-8 September 2019
Uji coba: 12 Agustus-6 September 2019
Implementasi dan penegakan hukum: 9 September 2019




Sistem Ganjil-Genap Bisa Atasi Polusi di Jakarta?:

[Gambas:Video 20detik]

(eva/knv)