detikNews
Rabu 07 Agustus 2019, 20:33 WIB

Round-Up

Buntut Panjang Perusakan Spontan di Kafe Komandan

Tim detikcom - detikNews
Buntut Panjang Perusakan Spontan di Kafe Komandan Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Pertandingan PSM melawan Persija menarik perhatian suporter yang mengadakan nonton bersama (nobar) di Kafe Komandan, Tebet, Jakarta Selatan. Nobar yang awalnya damai, berakhir ricuh karena penyerangan dari oknum suporter Persija yang tidak suka melihat perayaan kemenangan PSM atas Persija.

Kapolres Jaksel Kombes Indra Jafar mengaku langsung berada di lokasi untuk meredam kericuhan, Selasa (6/8/2019) pukul 19.50 WIB. Indra mengatakan sudah berusaha bertindak cepat untuk mencegah kericuhan makin besar.

"Kepolisian mencoba menghalau karena seketika itu juga ada beberapa dari seberang ikut lempar. Seperti yang dilihat di medsos," kata Indra di lokasi, Selasa (6/8).


Indra menuturkan ada 30 orang dari suporter PSM yang melakukan nobar di Kafe Komandan, Tebet, Jakarta Selatan. Saat kejadian, suporter PSM diserang saat melakukan selebrasi kemenangan tim kesayangan mereka.

"Pada saat nonton pun tidak ada suporter lawan. Cuma ketika ada yang berjoget-joget dan ada yang melihat, itulah sehingga memancing situasi lebih panas," kata Indra.

Indra memastikan tidak ada korban jiwa akibat kericuhan itu. Tapi beberapa motor dan mobil ikut rusak.

"Tidak ada korban luka atau korban jiwa di lokasi," jelas Indra.


Polisi sudah menetapkan sembilan tersangka terkait kericuhan itu. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mendorong polisi mengusut tuntas kasus tersebut.

"Semua pelanggaran hukum harus ditindak secara hukum. Saya komunikasi dengan Pak Kapolda (Metro Jaya), mereka yang lakukan tindak pidana akan dilakukan proses tindak pidana, polisi proses itu," ucap Anies di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).


Anies mengimbau semua pihak, khususnya suporter Persija, yaitu The Jakmania, tidak melakukan tindakan perusakan. Ia pun menegaskan tindakan melawan hukum harus dikenai sanksi.

"Saya imbau kepada semua yang rapi dan tertib, jangan lakukan pelanggaran. Ketika melakukan pelanggaran itu sudah masuk tindakan tanah pidana dan diproses kepolisian. Pesan kepada semuanya bahwa kita sama-sama jaga ketertiban, bila melanggar, akan diproses hukum," ucapnya.



Tonton Video Anies Minta Oknum Penyerang Nobar PSM Vs Persija Ditindak:

[Gambas:Video 20detik]
(fdu/knv)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com