Polisi Tangkap Perampok Taksi
Kamis, 20 Okt 2005 22:03 WIB
Jakarta - Sekitar pukul 00.30 WIB, Kamis 20 Oktober 2005, petugas Polsek Sawah Besar menangkap Toni siregar (21), Sumaryati (15), Samsul arifin (22) dan Jimmy Hidayat (25) di Jl. Wahidin Jakarta Pusat. Keempat orang ini adalah pelaku perampokan sopir taksi. "Karena mencurigakan, taksi tersebut dikejar dan tersangka ditangkap di Jalan Wahidin," kata Kabid Humas Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (20/19/2005).Untung juga mengatakan, penangkapan para tersangka bermula dari kecurigaan petugas terhadap keempat orang ini. Kecurigaan semakin menjadi ketika empat orang ini berjalan terburu-buru, dan langsung memberhentikan taksi. Padahal mereka baru saja turun dari taksi di sekitar Lapangan Banteng. Dari pemeriksaan, mereka mengaku baru saja merampok sopir taksi di daerah Lapangan Banteng. Cara perampokan, dengan menodongkan golok dan merampas uang milik sopir taksi sebesar Rp 355.000. "Hingga kini, sopir taksi yang menjadi korban tersebut belum melapor ke polisi," ujar Untung.Selain itu, sekitar pukul 03.40 WIB, anggota Reskrim Polres Jakpus menangkap Maruli Harahap di rumah temannya, Damayanti di Jalan Tanah Abang Jakpus. Maruli merupakan salah satu pelaku perampokan di dalam Koperasi Taksi. Aksi dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2005, terhadap Penni Nurtanti (25). Perampkan Penni ini terjadi di Jalan Kebon Sirih Jakpus. AKibatnya, korban menderita kerugian uang tunai Rp 3.400.000, anting emas 7 gram, dan HP Nokia. Selanjutnya, anggota reskrim Polres Jakpus mengembangkan kasus dengan membawa Maruli untuk menunjukkan pesembunyian teman-temannya. Namun, dalam perjalanan tersangka melakukan perlawanan, dengan cara menyerang petugas, menggunakan sebilah pisau dan mencoba melarikan diri. Karena mendapat perlawanan dan tidak mau kehilangan tangkapannya, anggota polres Jakpus melepaskan tembakan 2 kali dan mengenai dada tesangka. Tersangka akhirnya segera dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. Namun, dalam perjalanan tersangka meninggal dunia. Kini, petugas masih memburu 3 pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya.
(ism/)











































