Keluarga Miskin di Jawa Tengah Diprediksi Naik 80 Persen
Kamis, 20 Okt 2005 23:01 WIB
Semarang -
Sebagaimana terjadi dimana-mana, pendistribusian dana Subsidi Langsung Tunai (SLT) sejak awal Oktober lalu membawa dampak luar biasa. Data sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah (Jateng) memperkirakan, jumlah keluarga miskin (gakin) naik hingga 80 persen."Hingga hari ini, data yang masuk ke BPS mencapai 551 ribu orang. Kami perkirakan kenaikannya mencapai 80 persen," kata Ketua BPS Jateng Soehandono di sela-sela Diskusi Kisruh Kompensasi BBM di Hotel Santika Semarang, Jawa Tengah, Jalan Ahmad Yani, Kamis (20/10/2005).Sebelum dana SLT turun, BPS mendata ada sekitar 2,7 juta gakin di Jateng. Menurut Soehandono, kalau per keluarga diasumsikan terdiri dari empat orang, maka jumlah orang miskin mencapai sekitar 11 jutaan. Pada saat SLT sudah turun, banyak orang atau keluarga yang ingin didata sebagai gakin.Jika analisis data sementara BPS benar, maka jumlah gakin akan mencapai kisaran nyaris 5 juta keluarga atau 20 jutaan. Itu artinya, dua pertiga penduduk sudah tergolong miskin dan diproyeksikan menerima dana SLT. Perlu diketahui, jumlah penduduk Jateng saat ini adalah sekitar 32 juta jiwa.Soehandono menegaskan, pendataan ulang masih terus berjalan di 35 daerah. Hal itu akan dilakukan hingga akhir November mendatang. "Selama itu, pembagian SLT tetap berlangsung. Hingga kini, belum ada rencana penghentian," ujar Soehandono.BPS memastikan, kesalahan pendistribusian akibat ketidakvalidan data, hanya berkisar 6 persen dari total 2,7 juta gakin yang menerima. Ketidakvalidan itu dinilai wajar, mengingat tingkat kesulitan yang sangat tinggi, seperti masalah SDM, geografis, maupun teknis.Selain memandu pendistribusian dana SLT, BPS juga mendata jumlah Kartu Kompensasi BBM (KKB) yang tak jadi diberikan atau ditahan. Berdasarkan laporan yang masuk, ada sekitar 12 ribuan KKB yang ditahan. Hal itu terjadi karena penerima sudah meninggal, pindah alamat, dan dianggap kaya.
(ism/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































