Demonstran Buka Puasa dan Salat di Depan Istana Presiden
Kamis, 20 Okt 2005 20:07 WIB
Jakarta -
Sekitar 500 orang dari Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) yang berdemo di depan Istana Negara, akhirnya berbuka puasa dan salat magrib di pintu utara Monumen Nasional (Monas).Berdasarkan pengamatan detikcom di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2005), suasana damai menyelimuti buka puasa demonstran yang dipimpin Jumhur Hidayat itu.Menu buka puasa dalam nasi kotak yang disediakan panitia pun cukup sederhana. Nasi, sayur dan telur dalam nasi kotak 'ditemani' kolak pisang dan air mineral. Suasana buka puasa dilanjuti dengan salat magrib berjamaah.Tapi, tidak semua peserta demo melakukan salat magrib berjamaah. Ada sebagian dari mereka yang langsung pulang, usai menerima santapan berbuka puasa. Jadi, sekitar pukul 19.00 WIB, para demonstran sudah meninggalkan tempat berlangsungnya demo.Akibatnya, rencana salat tarawih berjamaah pun tidak jadi dilakukan. Sebab, sebagian dari peserta demo sudah ada yang pulang meninggalkan area demo. Para peserta pun ada yang pulang sendiri, tidak pulang bersama rombongan seperti pada awal kedatangan.Para pendemo yang tersisa pun akhirnya pulang menggunakan lima metromnini. Iring-iringan mobil demonstran pun tampak dikawal ketat aparat keamanan. Rombongan demonstran pun pulang dengan melalui Jalan Medan Merdeka Barat.Sekitar 500 orang ARM tiba di arena demo sekitar pukul 16.30 WIB. Anak buah Jumhur Hidayat ini pun menentang kebijakan kenaikan bahan bakar minyak. Sayangnya, jumlah peserta demo yang awalnya digembor-gemborkan sebanyak 10 ribu orang, ternyata hanya 500 orang yang berhasil dikerahkan.
(ism/)










































