Buka Puasa Bersama di Pertamina Berlangsung Kisruh

Buka Puasa Bersama di Pertamina Berlangsung Kisruh

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2005 19:46 WIB
Jakarta - Di bulan ramadhan ini semestinya menjadi bulan penuh kedamaian. Namun ini tidak terjadi saat buka puasa bersama di Pertamina. Sejumlah wartawan sempat bersitegang dengan pegawai Pertamina gara-gara tidak diperkenankan mengambil makanan yang telah tersedia.Alhasil ada beberapa wartawan yang kecewa dan langsung pulang meninggalkan acara buka puasa bersama. Namun ada juga wartawan yang cuek dan mengambil makanan tanpa mempedulikan umpatan serta hardikan panitia.Peristiwa bermula ketika Kamis (20/10/2005) Pertamina mengadakan buka puasa bersama dan mengundang sejumlah wartawan. Acara buka puasa bersama didahului dengan jumpa pers soal kesiapan pasokan BBM menjelang Lebaran.Usai jumpa pers azan Maghrib mengumandang. Seluruh undangan pun berbuka puasa dengan mengambil minuman dan makanan kecil di dalam kotak. Setelah itu, para undangan dan wartawan mengambil nasi yang juga tersedia di kotak.Namun apa lacur, keinginan untuk mengisi perut kosong setelah sehari berpuasa akhirnya tidak kesampaian karena dilarang oleh panitia dari Badan Dakwah Islam Pertamina. Dengan suara lantang dan sedikit menghardik seorang panitia mengatakan, "Jangan makan dulu, salat dulu". Wartawan pun kaget! Soalnya ada sejumlah pegawai Pertamina yang sebelumnya juga telah diperkenankan mengambil makanan. Mendengar itu seorang wartawan radio kesal dan berkata kepada panitia itu. "Pak gimana salat Maghrib bisa khusuk dengan perut lapar," katanya sambil mengambil makanan dan berlalu. Mendengar ada pelarangan itu, seorang wartawan media asing sempat berkata "Udah makan di luar aja. Gue yang traktir deh," katanya. Melihat sejumlah wartawan tak diperkenankan mengambil makanan, Humas Pertamina M Harun pun turun tangan. Namun sama saja, dia pun sempat dicegah oleh panitia itu saat mengambil makanan untuk seorang wartawati Republika.Seorang kameramen televisi yang baru saja selesai menjalankan salat Maghrib dan ingin mengambil makanan pun sempat dibentak juga. "Huh, dasar orde baru. Begitu lah mentalnya, sok kuasa," katanya misuh-misuh sambil meninggalkan ruangan dengan perut keroncongan. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads