Acara HUT ke-41 Golkar
Massa Serbu Hidangan Buka Puasa, Pidato Jusuf Kalla Dicuekin
Kamis, 20 Okt 2005 19:13 WIB
Jakarta - Buka puasa bersama di acara HUT ke-41 Golkar tidak berjalan mulus. Tanpa diperintah, lebih dari seribu warga menyerbu hidangan makan malam. Sambutan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla pun dicuekin warga.Kekacauan itu terjadi ketika detikcom ikut acara buka puasa bersama di Kantor Pusat DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis (20/10/2005).Ketika bedug menandakan solat magrib telah ditabuh, sekitar seribu lebih warga langsung menyerbu meja hidangan. Padahal, jadwal makan malam seharusnya dilaksanakan setelah Ketum Partai Golkar Jusuf Kalla memberikan sambutan.Suana kacau terjadi ketika ratusan anak-anak yatim piatu yang diundang, ibu-ibu dan bapak-bapak yang juga warga sekitar, saling berebut mengambil makan malam. Sebenarnya, ketika warga masuk ke dalam tempat berlangsungnya acara, panitia sudah membagikan kotak berisi minuman dan makanan kecil sebagai hidangan pembuka atau takzil.Entah siapa yang memulai, saat adzan magrib berkumandang, tiba-tiba warga langsung 'menyerang' hidangan yang masih tertutup kain berwarna putih. Para petugas katering penjaga meja hidangan pun tak kuasa menahan 'serangan' ratusan orang tersebut. Akhirnya, dengan berat hati para petugas katering ini mempersilakan orang-orang itu untuk menyantap makan malam. Dalam hitungan menit, mi goreng, cap cai, nasi goreng dan somay yang seharusnya mulai disajikan sebelum salat tarawih, sudah licin tandas, termasuk stok tambahan yang masih berada di dapur.Meja-meja hidangan pun dikerubuti anak-anak yatim piatu yang berlomba mengambil lauk-pauk incarannya masing-masing. Para bapak dan ibu-ibu warga sekitar yang jumlahnya tidak seberapa, ikut memeriahkan suasana dengan berteriak minta lauk ini dan itu kepada para petugas katering.Sampai saat Ketum Partai Golkar Jusuf Kalla usai solat magrib dan menyampaikan pidato sambutan, aksi berebut makanan masih berlangsung. Pidato sambutan orang nomor satu di Golkar ini pun dicuekin warga. Jadi, yang memperhatikan pidato JK hanya wartawan dan beberapa gelintir pengurus DPP Golkar. Usai menyampaikan sambutan singkatnya, JK memotong tumpeng untuk diserahkan kepada para sesepuh Golkar, seperti mantan Menteri Tenaga Kerja Cosmas Batubara dan Menteri Negara Urusan Peranan Wanita Sulasikin Murpratomo. Untung saja, tumpeng tersebut selamat dari jarahan massa. Sebab, tumpeng andalan itu dikelilingi oleh paspampres. Jadi, tidak ada warga yang berani menyerbu si tumpeng.Dalam sambutan singkatnya, JK menyatakan, usia 41 merupakan umur yang sudah cukup matang untuk seseorang. JK juga berharap, dalam usia yang matang ini, seluruh pengurus partai golkar tetap memberikan peran serta yang berarti bagi perkembangan organisasi ke depan. Sebelum acara potong tumpeng, secara simbolis JK memberikan sumbangan kepada 250 anak yatim piatu yang diasuh ormas-ormas dibawah naungan Golkar. Suasana juga menjadi kacau, ketika puluhan tamu undangan, anak-anak yatim dan para wartawan tidak mendapat jatah makan malam. Padahal, mereka sudah menunggu sejak sore tadi. Keadaan ini tampaknya tidak digubris para petinggi Golkar. Sebab, mereka hanya asyik menikmati hidangan makan malam di dalam ruang aula utama.Acara buka puasa bersama ini dilaksanakan di pelataran parkir kantor DPP Golkar. Tenda seluas 10x50 meter terpasang dan dipagari oleh kain putih. Di atas panggung utama, terdapat podium tempat JK menyampaikan pidato sambutan. Latar belakang podium itu pun dipasang poster bertuliskan "Tasyakuran HUT Partai Golkar ke-41,". Pada bagian kiri podium terdapat dua karangan bunga, yang masing-masing dikirim Menko Perekonomian Aburizal Bakrie dan Mendiknas Bambang Sudibyo.
(ism/)











































