detikNews
Rabu 07 Agustus 2019, 14:48 WIB

Kalibata Hampir Penuh, Dewan Gelar Dorong Pemprov DKI Buat TMP Baru

Mochamad Zhacky - detikNews
Kalibata Hampir Penuh, Dewan Gelar Dorong Pemprov DKI Buat TMP Baru Jimly Asshidiqie/Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan mendorong Pemprov DKI Jakarta membuat taman makam pahlawan (TMP). Dorongan tersebut disampaikan karena TMP Kalibata, Jakarta Selatan, hampir penuh.

"Jadi pemerintah harus mulai memikirkan mengenai alternatif untuk TMP. Nah kebetulan di seluruh provinsi ada TMP yang dikelola oleh pemda, provinsi, kecuali DKI, DKI tidak punya TMP," kata Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Jimly Asshidiqie di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2019).

"Jadi perlu mulai dipikirkan bahwa pemda, provinsi untuk membuat TMP sendiri seperti semua provinsi yang lain, karena Kalibata ini sudah kapasitasnya tinggal tiga tahun lagi," imbuhnya.

Jimly memaparkan, TMP Kalibata sendiri memiliki daya tampung sebanyak 10.939 makam. Saat ini, sudah ada lebih dari 10.000 makam di TMP Kalibata.

"Sekarang jumlah yang sudah terisi di (TMP) Kalibata itu ya, 10.015 makam. Daya tampung (TMP) Kalibata itu 10.939 makam. Jadi yang tersisa tinggal 9.204 makam," jelas Jimly.

Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan sendiri memprediksi, TMP Kalibata akan penuh pada tahun 2022. TMP Kalibata sendiri dikelola oleh pemerintah pusat.

"Nah setiap tahun rata-rata itu ada 200 orang dimakamkan di (TMP) Kalibata itu. Jadi menurut perhitungan, kalau normal, tinggal 3 tahun lagi (TMP Kalibata) penuh," tutur Jimly.





Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan akan menjelaskan kondisi ini ke seluruh pemprov. Begitu juga ke Pemprov DKI.

"Ya nanti kita bicarakan. Tapi intinya DKI satu-satunya provinsi yang belum punya TMP," ujar Jimly.
(zak/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com