MUI Minta Kalla Hati-hati Keluarkan Pernyataan
Kamis, 20 Okt 2005 17:37 WIB
Jakarta - Pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla tentang pengawasan beberapa pesantren yang diduga terkait terorisme telah menimbulkan keresahan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Kalla untuk berhati-hati mengeluarkan pernyataan.Hal ini disampaikan Sekretaris Umum MUI Ichwan Sam usai bertemu Kalla di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/10/2005). Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua MUI Amidhan, Umar Shihab, dan Nazri Adlani.Menurut Ichawan, MUI mendukung sepenuhnya langkah pemerintah memberantas terorisme. Namun upaya penanggulangan terorisme harus ditempuh cara-cara bijaksana."Harus dihindari ucapan-ucapan yang di belakang hari bisa menimbulkan masalah. Kita tidak ingin menyelesaikan masalah tapi kemudian timbul masalah," ujar Ichwan Sam.Delegasi MUI datang menemui Kalla untuk melakukan tabayyun (klarifikasi) atas pernyataan Kalla yang meminta dua tiga pesantren dibatasi ruang geraknya terkait aksi terorisme di Indonesia.Dalam pertemuan itu Kalla, menurut Ichwan, tidak menyebutkan pesantren yang akan dibatasi ruang geraknya tersebut. Kalla malah meminta kepada MUI agar menyosialisasikan pengajaran agama Islam yang benar, seperti masalah jihad.
(gtp/)











































