524 Kuota Haji Indonesia Tak Terserap di 2019

ADVERTISEMENT

Laporan dari Mekah

524 Kuota Haji Indonesia Tak Terserap di 2019

Ardhi Suryadhi - detikNews
Rabu, 07 Agu 2019 10:53 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh (Ardhi Suryadhi/detikcom)
Mekah - Masa tunggu keberangkatan jemaah haji Indonesia diketahui sampai bertahun-tahun, bahkan ada yang lebih dari 20 tahun. Di sisi lain, setiap tahun ada kuota haji yang tidak terserap.

Disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh, hal ini cukup mengusik dirinya. Terlebih ketika ada dorongan dari Tanah Air untuk menambah kuota haji Indonesia dari 231 ribu menjadi 250 ribu jemaah.

"Istilahnya, ini kalau saya minta lagi, ini ente (kuotanya) nganggur kok nggak dipakai?" ungkapnya dalam rapat kerja sejumlah Komisi DPR dengan Menteri Agama dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Retaz Hotel, Mekah.

Menurut data Agus, slot tak terpakai haji pada 2016 mencapai 759 kuota, pada 2017 sebanyak 935 kuota, pada 2018 ada 648 kuota, dan pada 2019 mencapai 524 kuota. Adapun 520 di antaranya merupakan kuota haji reguler dan 4 di antaranya haji khusus.

"Ini terlihat kecil (angkanya) tetapi ini dua kali lipat dari kuotanya Brunei," ujar Agus.

Alhasil, ketika ada dorongan untuk menambah kuota haji lagi untuk Indonesia, Agus harus berputar otak ketika mendapat pertanyaan dari pemerintah Arab Saudi soal slot yang terpakai.

"Istilahnya bagaimana caranya kita bisa mengambil yang lama yang sudah baik dan menciptakan hal baru yang lebih baik lagi," tutur Pak Dubes.

Indonesia sendiri pada April lalu baru saja mendapat kepastian tambahan kuota haji 2019 sebanyak 10 ribu. Sejatinya, yang diminta ke Raja Salman mencapai 29 ribu, sehingga bisa genap 250 ribu.

Namun tambahan kuota yang disetujui ternyata hanya 10 ribu sehingga total kuota haji Indonesia pada 2019 mencapai 231 ribu dengan rincian 214 ribu haji reguler dan 17 ribu haji khusus.

Ace Hasan, Wakil Ketua Komisi VIII yang ikut dalam raker tersebut, pun mengingatkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk mencari solusi terkait isu tak terserapnya kuota haji ini.

Terlebih, kedatangan anggota DPR dari berbagai komisi ke Tanah Suci yang diklaim untuk menjalankan peran pengawasan tak lepas dari nada nyinyir.

"Kunjungan anggota DPR ke Tanah Suci ini menghabiskan kuota haji jemaah nggak nih? Padahal sebenarnya ada kuota yang tidak terserap juga. Jadi ini sebenarnya perlu ada solusi karena kalau jumlahnya ada lebih dari 200 itu, lumayan," kata Ace di tempat yang sama.


Dini Hari yang Hangat di Masjidil Haram:

[Gambas:Video 20detik]



(ash/fdu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT