detikNews
2019/08/06 20:03:28 WIB

Round-Up

Pemerintah Tutup Pintu Dialog dengan FPI

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pemerintah Tutup Pintu Dialog dengan FPI Foto: Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Pemerintah menutup pintu dialog dengan ormas Front Pembela Islam (FPI). Bagi pemerintah, tak ada yang perlu didiskusikan lagi dengan ormas Islam tersebut.

"Dialog? Sudah jelas, kan gitu. Nggak perlu ada dialog sepanjang, oke ikuti aturan mainnya, selesai semuanya. Apalagi yang perlu dialog?" kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019).

Moeldoko meminta FPI tak mengembangkan ideologi lain di Indonesia. Menurutnya, permasalahan FPI akan selesai jika ormas yang identik dengan Habib Rizieq Syihab itu mendeklarasikan Pancasila sebagai ideologi.


Untuk diketahui, proses perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI di Kemendagri hingga saat ini belum selesai. Satu hal yang jadi permasalahan yakni tentang AD/ART FPI yang menyinggung soal khilafah.

Moeldoko menyebut FPI harus mengubahnya. Jika sudah diubah, Moeldoko memastikan tak ada lagi persoalan yang menerpa FPI.

"Ya harus ubah, kalau nggak ubah... Nah baru berdialog kalau mau mengubah. Kalau nggak mau mengubah apa yang perlu didialogkan. Jadi intinya tidak perlu dialog, tapi FPI mengubah, dengan sendirinya sudah selesai persoalannya," imbuh Moeldoko.

FPI merespons pernyataan Moeldoko. Menurut FPI, dialog tentang khilafah bisa menjelaskan permasalahan.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com