TransJ Bakal Tambah 310 Angkutan dari Metromini, Kopaja, dan Kopami

TransJ Bakal Tambah 310 Angkutan dari Metromini, Kopaja, dan Kopami

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 06 Agu 2019 19:28 WIB
Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - PT TransJakarta akan menambah 310 unit bus sedang bekerja sama dengan operator dari Metromini, Kopaja, dan Kopami. Kebijakan ini masuk target integrasi angkutan umum dalam JakLingko, untuk mengatasi polusi udara.

"TransJakarta baru saja lakukan klik belanja katalog daerah sebanyak 310 unit bus sedang sebagai follow up Ingub 66/2019 (tentang Pengendalian Kualitas Udara). Di hari yang sama (ingub keluar) pada 1 Agustus. Dan ini akan terus bertahap kita tingkatkan sesuai ingub tadi," ujar Direktur Pelayanan dan Pengembangan TransJakarta Achmad Izzul Waro kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (6/5/2019).


Sebanyak 310 unit bus sedang tersebut terdiri dari 100 Metromini, 150 Kopaja, dan 60 Kopami. Metromini dan Kopaja baru pertama kali bergabung dengan TransJakarta.

"Sebanyak 310 unit bus sedang nanti operator ini akan bertambah. Metromini dan Kopami belum pernah bergabung, tapi Kopaja sudah, sehingga ini unit tambahan," kata Izzul.

"Ke depannya, operator yang ada di Jakarta akan diajak kolaborasi sebagai inklusivitas pembangunan transportasi Jakarta," sambung Izzul.


Direktur Utama PT TransJakarta Agung Wicaksono menyebut pihak operator akan membeli bus-bus yang telah disiapkan spesifikasinya oleh TransJakarta. TransJakarta hanya membantu operator menyediakan bus-bus tersebut.

"Maka, sudah dilakukan negosiasi, yang sedang dilakukan oleh TransJakarta sekarang adalah menjembatani, membantu bagaimana para operator dapat memenuhi jumlah armada yang kita klik tersebut. Dari aspek perencanaan, aspek pembiayaannya, sampai nantinya juga aspek armada tersebut diproduksi," ucap Agung di Balai Kota Jakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menilai rencana integrasi 310 unit bus kecil sejalan dengan target 10.047 kendaraan terintegrasi JakLingko pada 2020. Saat ini terdapat 3.305 unit kendaraan telah terintegrasi, terdiri atas bus besar, bus sedang, dan bus kecil.

"Harapannya adalah pada 2020 nanti itu tidak ada lagi angkutan umum yang beroperasi di jalan usianya di atas 10 tahun. Sebagaimana tujuan kami adalah tentu dari aspek angkutan umum tidak ada lagi yang namanya polusi udara, sumber pencemar dari transportasi angkutan umum, dari aspek asap ngebul," kata Syafrin.



Tonton Video Lewat Skybridge, LRT dan Transjakarta Kini Terintegrasi:

[Gambas:Video 20detik] (aik/fdn)