Jebol Kaca DPRD Jatim, 3 Aktivis BEM Surabaya Ditangkap Polisi
Kamis, 20 Okt 2005 13:26 WIB
Surabaya - Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Surabaya untuk memperingati satu tahun pemerintahan SBY-Kalla berakhir dengan bentrokan, Kamis (20/10/2005). Sedikitnya 3 mahasiswa ditangkap polisi setelah menjebol kaca pintu lobi Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya.Aksi gabungan ini hanya diikuti oleh 50 mahasiswa, sekitar pukul 11-12.00 WIB. Toh meski sedikit, aksi mereka tergolong atraktif. Sebelum berhasil memecahkan kaca lobi, mahasiswa menyegel secara simbolis dan melempar tomat dengan jarak 2 meter ke arah kaca pintu lobi. Akibat lemparan sayuran ini, pintu lobi gedung wakil rakyat kotor penuh lemparan tomat.Setelah melempar dengan tomat, mereka maju mendorong kaca lobi hingga pecah. Polisi yang berjaga-jaga sejak pagi hanya melihat aksi tersebut. Tampaknya polisi tidak menyangka mahasiswa akan seanarkis itu. Polisi hanya berdiri di sekitar tempat aksi saja.Setelah kaca jebol, baru polisi bergerak membubarkan mahasiswa. Mereka mengejar dan menangkap mahasiswa yang berlarian. Beberapa mahasiswa yang ditangkap sempat dipukuli. Sedikitnya 4 orang diamankan polisi, langsung dibawa ke Polwiltabes atau Polres.Aksi ini diikuti oleh beberapa kampus di Surabaya. Di antaranya BEM Ubaya, ITS, IAIN Sunan Giri dan lain-lain. Mereka menuntut pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM, dan menolak diberlakukannya komando teritorial (Koter).Kapolsek Krembangan AKP Denny membantah jika kepolisian kecolongan terhadap aksi mahasiswa yang merusak kaca tersebut. "Kita telah bersikap persuasif. Mereka melempar tomat, menyegel, kita biarkan. Tetapi kenyataannya mahasiswa tidak bisa diajak kerjasama dan anarkis seperti itu," sesal Denny.Saat itu, lanjut Denny, polisi tidak memblokir pintu lobi yang pecah karena sudah berkoordinasi dengan DPRD yang akan menemui mahasiswa. "Saat ini 3 orang dibawa ke Polres Krembangan untuk diminta keterangan terkait pengrusakan itu," katanya di lokasi kejadian.
(jon/)











































