Tetap Waspadai Pasar!

Jalur Pantura

Tetap Waspadai Pasar!

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2005 13:11 WIB
Subang - Sebagian jalan di jalur pantai utara (Pantura) memang diperlebar. Tapi, apakah dengan begitu perjalanan Anda akan lancar saat musim mudik? Belum tentu. Masih ada penyebab lain kemacetan, pasar! Predikat pasar sebagai biang macet di jalur pantura tampaknya masih berlaku untuk mudik tahun ini.Jalur pantura Cikampek hingga Cirebon, memang banyak 'dihiasi' oleh pasar tradisional. Detikcom yang mencoba menelusuri jalur ini pada Rabu (19/10/2005) kemarin menyaksikan aktivitas pasar yang belum berubah. Parkir mobil di pinggir jalan, angkutan umum berdiri seenaknya, dan sepeda motor ojek yang berseliweran mengejar penumpang yang turun dari angkutan umum. Bila perilaku masyarakat ini tidak berubah, huh...so pasti jalur pantura masih berpotensi macet. Karena itu, Anda perlu waspada saat melewati pasar-pasar ini. Tingkatkan kesabaran Anda. Setelah melewati tol Cikampek, pasar pertama yang akan Anda jumpai adalah Pasar Pamanukan. Untunglah, sejak adanya fly over yang diresmikan Presiden Megawati Soekarnoputri tahun lalu, sumber kemacetan di Pasar Pamanukan dapat teratasi. Lewat fly over, Anda bisa pacu kendaraan dengan kencang. Selanjutnya, Anda akan menemui Pasar Ciasem, Subang. Letak pasar yang berada tepat di pinggir jalan pantura ini cukup mengganggu arus kendaraan yang melintas. Sebab, banyak lalu-lalang penyeberang jalan dan becak seenaknya. Pasar Ciasem ini terbagi dua, yaitu Pasar Ciasem Baru dan Pasar Ciasem Lama. Bedanya, di Pasar Ciasem Baru terdapat banyak ruko yang baru didirikan. Jarak antara kedua pasar ini juga tidak terlalu jauh, hanya sekitar 1 kilometer. Kedua pasar ini pun cukup ramai dikunjungi pembeli.Lanjut ke Pasar Sukra, Indramayu. Pada Rabu (19/10/2005), lalu lintas di depan pasar ini macet. Padahal, belum masuk masa mudik. Sumber kemacetan, selain tidak tertibnya pengguna pasar, juga karena adanya proyek perbaikan Jalan Raya Sukra. Proyek perbaikan jalan Sukra yang mencapai lebih dari 10 km ini menambah kepenatan pasar yang letaknya bersebelahan dengan Masjid Nurul Iman ini. Selain ramainya pengunjung pasar, tampaknya proyek galian untuk saluran air semakin memperkeruh Pasar Sukra.Bagaimana bila perbaikan jalan itu tidak selesai hingga mendekati lebaran nanti? Tentu bisa dipastikan kemacetan panjang akan terjadi di titik ini. Tapi, menurut salah seorang pekerja proyek, perbaikan jalan itu akan beres menjelang lebaran. Lokasi Pasar Patrol, Indramayu, terletak sekitar 7 km setelah Pasar Sukra. Berbeda dengan pasar lainnya, pasar ini akan sangat ramai pada hari Rabu dan Sabtu dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Hari-hari lain selain dua hari itu menjadi jatah para pedagang tidak tetap untuk menggelar dagangannya di pinggir jalan.Pusat keramaian selanjutnya adalah Pasar Sandang, Tegalgubug. Pasar yang menjajakan komoditas konveksi ini sudah menjadi langganan macet. Kegiatan pasar ini terpusat pada hari tertentu saja, yakni dari Senin sore hingga Selasa sore dan Jumat sore hingga Sabtu sore.Bila Anda melewati jalur Balongan, mau tidak mau Anda harus 'mampir' di Pasar Karangampel. Pasar yang letaknya persis setelah pertigaan Indramayu-Jatibarang-Cirebon ini, tidak kalah ramainya dengan Pasar Tegalgubug. Sebab, aktivitas masyarakat di pasar ini cukup hebat. Pasar yang agak lumayan mengganggu adalah Pasar Palimanan. Pasar ini terletak setelah pertigaan Jakarta-Majalengka-Cirebon. Walaupun letak pasar ini berada di sebelah kanan dari arah Jakarta, lalu lalang masyarakat cukup mengganggu lalu lintas kendaraan di jalan Palimanan menuju Cirebon. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads