Gugatan Unik: Tuntut Eks Pacar Balikin Rp 40 Juta-Gedung PN Minta Disita

Andi Saputra - detikNews
Senin, 05 Agu 2019 08:28 WIB
Gedung PN Palembang (raja/detikcom)
Jakarta - Berbagai gugatan unik kini bergulir di pengadilan, dari Palembang hingga Maumere, NTT. Ada yang menggugat mantan pacar buat mengembalikan uang Rp 40 juta, ada juga yang meminta gedung pengadilan disita.

Dari kasus-kasus yang dirangkum detikcom, Senin (5/8/2019), Alfridus Arianto awalnya cinta mati dengan kekasihnya, Fransiska Noli Liin. Namun apa daya 3 tahun pacaran, keduanya harus putus di tengah jalan. Alfridus yang merasa sudah mengeluarkan banyak modal, meminta dikembalikan.

Alfridus meminta hakim menyatakan kekasihnya telah melakukan perbuatan melawan hukum karena memutuskannya. Akibat perbuatan melawan hukum yang dilakkan oleh Fransiska, Alfridus meminta hakim menghukum Fransiska mengembalikan uang yang telah dikeluarkannya selama pacaran sebesar Rp 40.825.000.

Kasus ini terdaftar di PN Maumere dengan nomor 9/Pdt.G.S/2019/PN.Mme dan masih berlangsung.

Dari Bekasi, Bari Satiadi menggugat pemilik mal di Cibubur, Bekasi. Sebab, ia adalah pemenang hadiah tapi janji hadiah sepeda motor tidak kunjung diserahkan.

Gugatan dilayangkan ke PN Bekasi dan meminta pengelola mal membayar uang ganti rugi materiil sebesar Rp 118.750 dan immateril sebesar Rp 1 miliar. Kasus ini masih bergulir di pengadilan.

Dari Palembang, Reka Mayasari menggugat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Palembang sebesar Rp 802 juta. Gugatan dilayangkan karena putusan perdata yang memenangkan dirinya tidak kunjung dieksekusi oleh Ketua PN Palembang.

Tidak tanggung-tanggung, ia juga meminta agar Gedung PN Palembang disita sebagai jaminan. Tak hanya itu, Reka juga meminta agar Ketua Mahkamah Agung (MA) mencopot Ketua PN Palembang, Bongbongan Silaban. Gugatan ini juga masih berlangsung di pengadilan.
(asp/rvk)