Sebaiknya Mudik Sebelum H-3

Jalur Pantura

Sebaiknya Mudik Sebelum H-3

- detikNews
Kamis, 20 Okt 2005 12:08 WIB
Cikampek - Lebaran identik dengan mudik atau pulang kampung. Itulah yang dilakukan para pendatang kota Jakarta dan sekitarnya. Orang-orang yang berasal dari Jawa Tengah atau Jawa Timur, biasanya akan mudik melewati jalur pantura (pantai utara). Bila itu yang direncanakan, sebaiknya Anda mudik sebelum H-3. Bila tidak, kesabaran Anda akan diuji oleh kemacetan! Jalur pantura ini memang menjadi langganan macet di saat musim mudik. Karena itu, para pemudik harus pintar-pintar mencuri waktu. Nah, sebelum H-3, jalur pantura kemungkinan tidak terlalu macet. Diperkirakan puncak kemacetan baru akan terjadi pada H-3 hingga H-1. Memang, jalur pantura saat ini sedang diperbaiki. Pengerjaannya pun dikebut siang malam. Targetnya, menjelang lebaran, jalan pantura sudah menjadi empat lajur. Meski begitu, diperkirakan kemacetan tetap akan terjadi. Apalagi, bila penyelesaian proyek perbaikan jalan itu melenceng dari jadwal. Rencananya, bila terjadi kemacetan yang hebat, maka kemungkinan arus kendaraan akan dialihkan ke arah Subang melalui Purwakarta. "Tahun lalu puncaknya H-3. Panjang kemacetan sekitar 3 km dari arah Jakarta hingga pintu tol Cikopo (Cikampek). Jadi, sebaiknya mudik sebelum H-3," kata Petugas Pos Polisi Cikopo, Bripda R Gunawan, ketika ditemui detikocm, Rabu (19/10/2005).Bila kondisi ini tidak dapat dihindari, Anda terpaksa harus mengikuti pembuangan arus kendaraan menuju pintu tol Sadang, Purwakarta. Jarak pintu tol Sadang dari Cikopo sekitar 3 km. "Sistem pembuangan melalui sistem buka tutup," ujar Gunawan.Bila memang Anda mengalami seperti ini, tidak perlu khawatir dengan keamanan dan kenyamanan berkendara di wilayah Purwakarta. Aparat Polwil Purwakarta akan mengerahkan sekitar 600 personel untuk arus mudik tahun ini. "H-10 sudah gelar pasukan dari Polwil Purwakarta," terang Gunawan.Bagaimana dengan tingkat kecelakaan? Gunawan hanya mengimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati dalam berkendara. Selain itu, menurut Gunawan, biasanya tingkat kecelakaan lebih sering terjadi ketika sudah melewati arus tol Jakarta-Cikampek, yakni jalur pantura. "Jalur pantura biasa kita sebut dengan jalur tengkorak," tegas Gunawan. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads