Tak Ada WNI Jadi Korban Penembakan Mengerikan di Texas AS

Indah Mutiara Kami - detikNews
Minggu, 04 Agu 2019 10:05 WIB
Petugas menangani penembakan di El Paso, Texas. (Joel Angel Juarez/AFP)
El Paso - Penembakan mengerikan di sebuah pusat belanja di El Paso, Texas, Amerika Serikat, menewaskan 20 orang. Semua WNI yang ada El Paso dipastikan aman.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston mengatakan ada 11 WNI di El Paso, Texas saat penembakan terjadi. KJRI Houston telah menghubungi simpul masyarakat dan melakukan pengecekan.

"Seluruh WNI di El Paso dalam kondisi aman," demikian keterangan dari KJRI Houston, Minggu (4/8/2019).


KJRI Houston menyebut El Paso merupakan salah satu kota teraman dengan tingkat kriminalitas terendah di Amerika Serikat. Penembakan mengerikan ini tidak diperkirakan oleh masyarakat di sana.

WNI di El Paso dan sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi penembakan, memantau pemberitaan media massa, dan mematuhi aparat penegak hukum. KJRI Houston menyediakan hotline untuk WNI yang membutuhkan bantuan di nomor +1 346 932 7284.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Texas Greg Abbott menyatakan ada 20 orang tewas akibat penembakan itu. Sementara itu, Kepala Polisi El Paso, Greg Allen, mengatakan ada 26 orang yang terluka pascapenembakan.


Presiden AS Donald Trump mengutuk penembakan ini. Trump menyebut penembakan massal tersebut 'mengerikan'.

"Penembakan mengerikan di El Paso, Texas. Laporan sangat buruk, banyak yang terbunuh," kata Trump setelah penembakan, seperti diberitakan dari AFP, Minggu (4/8/2019).


Tonton video 20 Orang Tewas dalam Penembakan Brutal di Texas:

[Gambas:Video 20detik]

(imk/fdu)