"4 orang meninggal dunia," tulis akun Twitter resmi BNPB, Sabtu (3/8/2019).
Akun BNPB mengunggah informasi terkait data korban jiwa pada pukul 13.59 WIB. Korban jiwa itu adalah dua warga Kabupaten Lebak dan dua warga Kabupaten Sukabumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4 orang Meninggal Dunia, yaitu
β BNPB Indonesia (@BNPB_Indonesia) August 3, 2019
2 org di Kab. Lebak (a.n Rasinah (48) karena serangan jantung & Salam (95) karena kelelahan ketika dievakuasi)
2 org di Kab. Sukabumi (a.n H. Ajay (58) di Kec. Cisolok dan Bpk Ruyani (35) di Kec. Waliuran) #Gempa #GempaBanten
Sebelumnya, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan ada tiga orang yang tewas akibat gempa bermagnitudo 6,9 yang terjadi di Banten. Namun penyebab meninggalnya ketiga orang itu tidak berhubungan secara langsung dengan gempa.
"Info yang masuk ada tiga per siang ini. Walaupun ketiga orang yang meninggal ini tak ada hubungan langsung akibat gempa. Yang satu karena jantung, yang dua karena kelelahan lari," kata Agus di Pandeglang, Banten.
Dia mengatakan para ahli waris akan mendapat santunan dari pemerintah. Santunan tersebut bernilai Rp 15 juta.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo menyebut ada 200 bangunan yang rusak akibat gempa. Meski demikian, Doni menjelaskan sebagian masyarakat yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masih-masing. Termasuk 1.000 warga di Lampung yang mengungsi pascagempa.
Simak Video "Jejak Kerusakan Akibat Gempa M 6,9 di Pandeglang"
(idn/haf)











































