Gempa Banten, SAR Siaga di Palabuhanratu hingga Pangandaran

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 02 Agu 2019 21:22 WIB
Foto: Titik gempa Banten. (Dok BMKG)
Jakarta - Kepanikan warga juga terjadi di kawasan Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, saat gempa terjadi. SAR Jawa Barat menegaskan kondisi air laut masih stabil.

Berdasarkan video yang diperoleh dari pejabat Humas SAR Bandung Joshua Banjarnahor, warga panik di jalan di kawasan Palabuhanratu, Jumat (2/8/2019). Klakson kendaraan bersahutan.


Terdengar warga melafalkan istigfar dan bacaan lainnya. "Astaghfirullahaladzim," ucap seorang warga berulang-ulang.

"Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir," ucap yang lainnya.

Joshua mengatakan banyak warga yang mengungsi. "Warga banyak mengungsi ke Kiaralawang," ujar Joshua.

Basarnas Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga untuk menghadapi dampak gempa di Banten. Kepala Basarnas Jawa Barat Deden Ridwansah menginstruksikan langsung kepada seluruh petugas bersiap sedia.

"Adapun tindakan awal yang dilakukan adalah melakukan asesmen di beberapa wilayah selatan di Jawa Barat, di antaranya Palabuhanratu, Ujung Genteng, Cidaun, Santolo, Cipatujah, hingga Pangandaran," ujarnya.

Khusus di wilayah Sukabumi dan Cianjur selatan, sebagian besar warga pesisir Sufah mengungsi ke daerah perbukitan. "Kami tetap siap siaga untuk memberikan pertolongan," ujar Deden Ridwansah.


Joshua menambahkan kondisi air laut masih stabil. Joshua berharap warga ikut aktif menangkal hoax.

"Diharapkan kita semua dalam menanggapi kejadian gempa di Banten untuk berperan aktif juga menangkal hoax. Hingga kini kondisi air laut masih stabil. Kita berdoa bersama agar kembali aman dan kondusif," katanya.



Simak Juga 'Warga Palabuhanratu Berhamburan ke luar Rumah Usai Gempa M 7,4':

[Gambas:Video 20detik]

(idh/fjp)