detikNews
Kamis 01 Agustus 2019, 17:06 WIB

Polri: 16 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Polisi di Empat Lawang

Zakia - detikNews
Polri: 16 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Polisi di Empat Lawang Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Polisi menetapkan 16 orang tersangka kasus penyerangan empat polisi di Empat Lawang, Sumatera Selatan.

"Polda Sumsel sudah menetapkan 16 tersangka. Terdiri dari 3 tersangka yang melakukan penganiayaan, penembakan dan penyerangan kepada aparat kepolisian," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (1/8/2019).

Sedangkan 13 orang tersangka lainnya menurut Dedi ikut terlibat dalam penyerangan polisi di RSUD. Polisi ditegaskan Dedi masih mengembangkan penyidikan kasus penyerangan polisi di Empat Lawang ini.

Terkait penyerangan ini, Polda Sumsel, Polres, Bupati dan tokoh masyarakat sambung Dedi memberikan penjelasan kepada warga. Polisi meminta agar warga tidak terprovokasi kasus penyerangan.

"Tim gabungan masih mengejar provokator terhadap peristiwa tersebut," katanya.

Selain itu, Dedi memastikan kondisi Empat Lawang pasca penyerangan polisi kini sudah kondusif. Penyerangan ke polisi diduga dipicu dari penanganan laporan masyarakat.

"Latar belakang adalah laporan dari masyarakat tentang dugaan ancaman intimidasi terhadap LSM. Ada beberapa orang dari tim LSM lingkungan yang melaporkan kepada aparat kepolisian, dia diintimidasi oleh kelompok masyarakat tertentu," sambungnya.

Dari laporan itu, tim Polsek setempat melakukan pengecekan. Namun tidak ditemukan kelompok yang dilaporkan melakukan intimidasi anggota LSM.


Dari situ, 4 orang personel polisi mendatangi sebuah tempat terkait dengan penelusuran laporan yang diterima.

"Begitu datang, ada puluhan masyarakat dengan menggunakan senjata tajam. Begitu anggota turun, mau mencoba mengkomunikasikan, langsung diserang. Satu anggota ditusuk, lari, ditusuk lagi. Kemudian satu anggota berhasil menembak, kena dua korban, dua masyarakat yang melakukan penyerangan," papar Dedi.

"Muncul informasi dari masyarakat bahwa ada warga yang ditembak aparat kepolisian. Makanya ada sekitar 50 warga mendatangi rumah sakit untuk, yang pertama menyerang aparat dan mengambil korban. Korban penembakan, memang diantar juga oleh pihak keluarga ke rumah sakit," ujar Dedi.




(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com