Pemerintah Ambil Alih 10 Bisnis Militer
Kamis, 20 Okt 2005 02:00 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana mengambil alih 10 bisnis militer. Bisnis-bisnis ini mempunyai nilai aset di atas Rp 25 miliar. Total seluruh bisnis yang dimiliki militer sekarang ini adalah 219 perusahaan."Selain aset nanti juga akan dilihat dari struktur, modal dan manajemennya," kata Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai berbuka puasa bersama di kediamannya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2005). Pemerintah juga tengah menyusun aturan-aturan mengenai bisnis militer. Kelak aturan ini akan dijadikan kerangka acuan tentang penertiban bisnis militer. "Kita menyerahkannya pada Dana Reksas dan PT Bahana untuk melakukan penyusunan itu," katanya.Sebelumnya, Menhan mengatakan akan mengkaji hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menunjukkan dugaan adanya dana keuntungan bisnis TNI sebesar Rp 38 miliar yang tidak disetor ke kas negara. Jika ada penyelewengan, menurut Menhan, pihaknya akan memproses sesuai hukum yang berlaku. "Kalau ditemukan tindakan penyelewengan akan ditindaklanjuti badan lain seperti KPK, Kejaksaan, dan kepolisian," kata Menhan.
(atq/)











































