Kalla: Pembatasan Pesantren Bukan Secara Keseluruhan

Kalla: Pembatasan Pesantren Bukan Secara Keseluruhan

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2005 23:24 WIB
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla kembali membantah pernyataannya. Kini yang dibantah adalah pernyataannya mengenai pembatasan pesantren. Dia menilai pernyataannya itu bukanlah membatasi ruang gerak pesantren secara keseluruhan. Pembatasan hanya akan dilakukan terhadap satu atau dua pesantren yang diyakini menganut ajaran ekstrem dengan mencuci otak generasi muda untuk melakukan operasi bunuh diri."Di antara 17 ribu pesantren, ada satu-dua pesantren yang sangat ekstrem dan tidak sesuai ajaran yang diakui ulama-ulama kita. Maka kita harus teliti dan awasi, jadi tidak seluruh pesantren," ujarnya dalam keterangan pers usai buka puasa bersama pegawai Setwapres, Paspampres dan wartawan di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2005).Menurut Kalla, satu atau dua pesantren yang akan diawasi ruang geraknya itu nantinya akan ditutup mengingat banyaknya korban jiwa akibat bom bunuh diri tersebut. "Penutupan pesantren dapat dilakukan seperti negara Yaman yang menutup pesantren atau sekolah agama yang beraliran keras," ungkapnya.Mengenai satu atau dua pesantren yang diawasi itu, Kalla telah memerintahkan Menteri Agama Maftuh Basyuni untuk mengawasinya. Namun, menurut Kalla, Menag belum melaporkan hasilnya. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads