Presiden SBY: Badai Pasti Berlalu
Rabu, 19 Okt 2005 19:13 WIB
Lebak - Sehari menjelang satu tahun pemerintahannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menegaskan komitmen Kabinet Indonesia Bersatu untuk bersungguh-sunguh mengatasi kesulitan bangsa dan membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik.Dia mengajak seluruh rakyat untuk tetap mensyukuri keadaan yang ada sambil bekerja keras bersama pemerintah untuk memperbaiki keadaan."Seberat apa pun persoalannya, saya yakin dengan kita memelihara persatuan dan persaudaraan serta bersama-sama mengatasi masalah secara gigih, badai pasti berlalu. Insya Allah kita mendapat masa depan yang lebih baik," kata SBY dalam acara Safari Ramadan dengan berbuka puasa bersama di Masjid Matlaul Anwa, desa Cibuah, Lebak, Banten, Rabu (19/10/2005).Diakuinya, selama sepanjang tahun 2005 cukup banyak masalah berat yang bertubi-tubi menghantam bangsa Indonesia. Mulai dari tsunami, flu burung, lemahnya tukar rupiah dan tinginya harga minyak dunia. Dua masalah terakhir bahkan berbuntut pada kesulitan ekonomi. Terkait dengan keadaan sulit ekonomi yang dihadapi, SBY menjelaskan, pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan untuk meringankan beban rakyat, yaitu penambahan subsidi dalam pendidikan, kesehatan dan cash transfer untuk memprioritaskan rakyat miskin."Saya ingatkan kepada pemerintah daerah, hendaknya memastikan bantuan itu sampai pada sasaran. Jangan belok di tengah jalan," tandas SBY.Acara safari Ramadan di Banten ini diikuti oleh sejumlah menteri yakni Menag Maftuh Basyuni, Mensos Bachtiar Chamsyah dan Menko Kesra Alwi Shihab. Serta hadir pula mantan Wapres Wiranto.Sekadar diketahui, pernyataan SBY mengenai badai pasti berlalu ini kurang lebih sama dengan yang disampaikan Presiden BJ Habibie saat menyampaikan pidato pertanggungjawabannya pada Sidang Umum MPR tahun 1999. Pidato tersebut berakhir pada mosi tidak percaya dengan mengakhiri pemerintahan BJ Habibie.
(atq/)











































