Imam Terharu Bisa Bertemu SBY

Penerima NPWP ke-10 Juta (1)

Imam Terharu Bisa Bertemu SBY

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2005 15:50 WIB
Imam Terharu Bisa Bertemu SBY
Jakarta - Imam Suyanto tidak menyangka bisa bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Maklum, dia bukan pejabat teras atau tokoh politik. Dia hanya Kepala SMP 143 Jakarta Utara. Tapi, urusan pajaklah yang membuat Imam (43) bisa bertemu Presiden.Karena itulah, saat disalami Presiden, pria ini menganggap bagaikan mimpi saja. "Gak pernah terbayangkan sebelumnya bisa bertemu Presiden," kata Imam saat dihubungi detikcom, Rabu (19/10/2005).Imam disalami Presiden di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2005). Imam datang ke Istana, karena dialah yang ditunjuk sebagai penerima nomor pokok pajib wajak (NPWP) ke-10 juta. Penyerahan NPWP ke-10 juta langsung diserahkan oleh SBY. Karena akan bertemu Presiden, Imam pun berdandan necis. Dengan mengenakan peci hitam dengan corak emas dan mengenakan baju batik warna merah, Imam tampak sangat gembira bertemu Presiden SBY. Dia mengaku sangat terharu bertemu Presiden. Bahkan, dia sempat meneteskan air mata. "Jelas saya senang sekali karena bisa bertatap muka langsung dengan Presiden. Saya tadi sempat menangis," ungkap dia. Imam pun lantas menceritakan kisahnya hingga kakinya bisa menginjak Istana. Beberapa hari lalu, Imam dihubungi oleh petugas pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Jakarta Timur melalui telepon. "Saya hanya mendapatkan telepon dari petugas pajak yang minta saya siap-siap karena terpilih menjadi penerima NPWP ke-10 juta," akunya.Selanjutnya ayah tiga anak yang sudah mengabdi menjadi guru selama 18 tahun ini menerima surat panggilan dari Departemen Keuangan yang meminta dirinya datang ke kantor pusat Ditjen Pajak di Jalan Gotot Soebroto. "Saat itu sudah ada 13 orang lainnya. Saya ditemui oleh petugas pajak yang bernama Pak Didik. Yah di situlah saya baru tahu kalau harus ke Istana Kepresidenan menerima langsung NPWP dari Pak SBY," kata Imam.Iman Suyanto menjadi Kepala Sekolah SMP 143 Jakarta Utara sejak Januari 2005. Pertama kali Imam mengajar pada tahun 1986. Sebagai Kepala SLTP, Imam memiliki gaji bulanan Rp 1,9 juta ditambah dengan tunjangan Kesra dari Pemda DKI sebesar Rp 850 ribu.Imam Suyanto memiliki seorang istri bernama Elvira (40) yang saat ini menjadi guru matematika SMUN 89 Cakung, Jakarta Utara. Adapun ketiga anak Imam adalah Rizki (17), Alfian (16), dan Kartika (9). (asy/)



Berita Terkait