Pelaku Bom Bali II Bisa Siapa Saja, Termasuk Pecandu Narkoba
Rabu, 19 Okt 2005 15:06 WIB
Jakarta -
Siapa pelaku bom Bali II? Dugaan sebelumnya mengarah pada orang-orang miskin dengan fanatik agama besar. Namun dugaan bergeser. Diduga pelakunya pemakai berat narkoba.Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedhihardjo tidak membantah kemungkinan pemakai berat narkoba menjadi pelaku bom Bali II. Namun dipastikan, para pelaku mendapatkan pembinaan serius."Siapa pun bisa saja melakukan (pemboman) sepanjang dibina dan memiliki keberanian yang tinggi," kata Aryanto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (19/10/2005).Menurut Aryanto, jika dikaitkan dengan jihad lewat cara bom bunuh diri, bom Bali II tak mungkin dilakukan orang-orang dalam kondisi normal. "Terlebih apabila dikaitkan dengan jihad. Jihad itu dalam konteks peperangan membela agama. Apakah peledakan itu membela agama? Kan tidak," kata Aryanto.Sebelumnya, Senin (17/10/2005), Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Chaerul Rasjid, menyatakan, intelijen kepolisian memperoleh data, 19 orang dari 35 pelaku bom bunuh diri berasal dari Jawa Tengah. Selain itu, hasil penyidikan polisi juga terbukti pelaku bukan lagi dari golongan yang tidak mampu. Pelaku merupakan pemakai berat narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.Aryanto mengaku belum bisa mengklarifikasi pernyataan Kapolda Jateng tersebut karena belum bisa dihubungi. "Belum nyambung. Apakah benar beliau menyatakan seperti itu dan apakah data yang dikatakan sudah akurat? Kita belum bisa mengklarifikasi," kata Aryanto.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































