detikNews
Selasa 30 Juli 2019, 16:59 WIB

PKK Semarang Kerahkan Duta Sicentik untuk Perangi DBD

Nurcholis Maarif - detikNews
PKK Semarang Kerahkan Duta Sicentik untuk Perangi DBD Foto: Pemkot Semarang
Semarang - Guna mendorong semangat para siswa dalam ikut menangani kasus DBD, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Semarang setiap tahunnya menyelenggarakan lomba duta Siswa Mencari Jentik (Sicentik). Pada tahun ini, lomba duta Sicentik diikuti oleh 119 peserta dari SMP dan MTS negeri maupun swasta di Kota Semarang.

"Di samping memperkenalkan sejak dini kepada anak-anak sekolah tentang bahaya demam berdarah, melalui program Sicentik, kita juga ingin melatih mereka supaya menjadi pelopor hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarganya masing-masing guna memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk perantara penyakit demam berdarah," ujar Ketua TP PKK Krisseptiana Hendrar Prihadi dalam keterangannya, Selasa (30/7/2019).

Menurut Tia, tingginya angka penderita DBD yang 50%-nya adalah anak usia sekolah mendorong banyak pihak untuk mengambil langkah-langkah penanganan agar angka kejadian DBD khususnya di kota Semarang semakin berkurang. Menurutnya, Kota Semarang juga menduduki posisi ke-19 di Jawa Tengah terkait angka banyaknya kasus DBD.

Tia mengatakan bahwa Sicentik menjadi program andalan dalam menurunkan kasus demam berdarah di mana para siswa diharapkan menjadi lebih paham tentang bahaya demam berdarah termasuk bagaimana cara pencegahannya. Ia juga berharap melalui lomba duta Sicentik, semua sekolah yang ada di Kota Semarang diharapkan lebih rajin dalam melakukan kegiatan serupa Sicentik.


"Untuk para siswa dan siswinya diharapkan sejak dini meraka sudah tahu penyebab demam berdarah serta tahu bagaimana cara mencegahnya. Juga mereka tahu bagaimana cara hidup bersih dan sehat sejak dini sehingga di usia dewasa nanti kesadaran mengenai hidup sehat semakin meningkat," ucap Tia.

Adapun seleksi lomba duta Sicentik dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pembuatan esai terkait pengalaman siswa saat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggalnya dan kemudian tahap kedua adalah story telling. Seleksi dari tahap pertama menghasilkan 10 peserta yang masuk kriteria penilaian dan mengikuti tahap kedua, yaitu story telling yang diadakan pada Selasa (30/7/2019) di Gedung Balaikota Semarang.

Kegiatan penilaian tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam. Pada sambutannya, Hakam mengatakan program Sicentik bisa menjadi contoh dan memberikan motivasi kepada semua pihak agar lebih paham tentang demam berdarah dan penanganannya. Hakam juga berharap agar semangat Sicentik tidak berhenti sampai lomba ini saja.

Adapun penilaian lomba duta Sicentik dilakukan oleh perwakilan dari Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Humas Pemerintah Kota Semarang, TP PKK Kota Semarang, dan LSM. Kriteria penilaian lomba diambil dari penampilan, cara penyampaian, isi cerita, dan kriteria cerita.


Lomba duta Sicentik tahun 2019 Kota Semarang dimenangkan oleh Alin FA dari SMPN 32 sebagai juara 1, Revalina AS dari MTS Miftahussadah sebagai juara 2, Nafisa PA dari SMP IT PAPB sebagai juara 3, Novita M dari MTS Hidayatus Syubban sebagai juara harapan 1, Urfa BM dari SMP Hasanudin 7 sebagai juara harapan 2, dan Aulia Rahma dari SMP Sultan Agung sebagai juara harapan 3.
(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com