Agung Diminta Berani Ambil Sikap

Soal Rapat Paripurna BBM

Agung Diminta Berani Ambil Sikap

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2005 14:46 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Soetardjo Soerjogoeritno meminta Ketua DPR Agung Laksono berani mengambil sikap terkait permintaan FKB dan FPDIP agar pimpinan menggelar rapat paripurna luar biasa menyikapi kenaikan harga BBM.Politisi sepuh yang akrab disapa Mbah Tardjo ini meminta Agung tidak mengulur-ulur rencana konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi-fraksi di DPR, sehingga menghambat usulan dari dua fraksi tersebut."Ketua itu harus berani tentukan sikap karena ia komandan. Kalau kepala staf hanya saran. Dulu waktu pleno BBM juga jadi ramai karena begitu, seperti delay politik. Kalau ini janganlah, masyarakat sudah tidak sabar," tegas Mbah Tardjo di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (19/10/2005).Ditegaskan dia, sebagai wakil ketua dirinya mendukung penuh usulan FKB dan FPDIP untuk menggelar rapat paripurna luar biasa. Namun sayangnya sampai saat ini tidak ada fraksi lain yang mengajukan usulan serupa."Saya sudah bikin surat bahwa saya menyetujui usul dari FKB, tapi sampai sekarang tidak ada fraksi lain. Kalau hanya di fraksi ya dibahas di Bamus saja," tegasnya.Mbah Tardjo khawatir jika sikap DPR dalam paripurna nanti menyetujui kenaikan harga BBM, akan terjadi kemarahan di tingkat masyarakat. Karena dia mengaku sering mendapatkan keluhan dari masyarakat."Saya khawatir terhadap kondisi situasi politik, lebih-lebih kalau Januari 2006 tarif dasar listrik (TDL) naik. Kalau masyarakat ngamuk bagaimana. Kami imbau kekuatan politik dan fraksi-fraksi jangan mau kompromi dengan penderitaan rakyat," ujarnya.Mengenai satu tahun pemerintahan SBY-JK, ia berharap dilakukan evaluasi diri dan introspeksi, sehingga di tahun-tahun ke depan SBY bisa menjalankan pemerintahannya dengan lebih baik. "Selama satu tahun dipimpin SBY, Indonesia banyak mengalami persoalan. Tapi saya nggak mau menilai gagal atau tidak," tandas Mbah Tardjo. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads