Hidayat Nur Wahid Ingin Lembaga Penyiaran Jadi Media Penyeimbang

Uji Sukma Medianti - detikNews
Selasa, 30 Jul 2019 14:22 WIB
Foto: Dok. MPR
Jakarta - Di hadapan puluhan insan penyiaran, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berharap Lembaga Penyiaran mampu menjadi media penyeimbang, untuk meluruskan berita yang kurang benar, dan telanjur dikonsumsi masyarakat.

Pasalnya, menurut dia, saat ini begitu banyak sumber-sumber berita yang berasal dari media sosial yang ikut menyebarkan kabar tetapi tidak jelas akurasinya. Ia mengatakan jangan sampai yang terjadi adalah sebaliknya, yakni lembaga penyiaran malah dikoreksi oleh medsos.

"Kalau itu terjadi, maka yang akan rugi adalah lembaga penyiaran sendiri. Mereka membuat masyarakat tertipu, kemudian muncul keonaran, dan publik tidak mempercayai lagi berita-berita yang disampaikan oleh lembaga penyiaran," tuturnya melalui keterangan resmi, Selasa (30/7/2019).


"Kalau ada lembaga penyiaran yang berani mengabarkan berita bohong, yang rugi tentu kita semua. Masyarakat sudah mendapatkan berita yang tidak benar, kadang menimbulkan keresahan dan akhirnya orang tidak akan percaya dengan kabar-kabar yang disampaikan lembaga penyiaran," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Hidayat juga menyampaikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hasil perubahan memberikan pengakuan terhadap hak asasi manusia, khususnya hak mendapatkan informasi.

"Karena itu, sudah sepatutnya jika lembaga penyiaran memberikan berita-berita yang sesuai dengan aturan. Ini penting agar lembaga penyiaran bisa berkontribusi dalam penguatan persatuan Indonesia," ujarnya.


Apalagi, lanjut dia, saat ini keterbukaan informasi begitu jelas. Sehingga, masyarakat bisa melaporkan media yang menyampaikan berita-berita yang tidak benar, baik kepada Komisi penyiaran, atau pihak kepolisian.

Untuk itulah, lembaga penyiaran harus lebih dewasa dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Agar tidak tidak terjadi persoalan hukum di kemudian hari.

"Kalau lembaga penyiaran memberikan informasi dengan cara yang benar, maka masyarakat juga akan menerimanya dengan benar pula. Kalau itu dilakukan, maka akan baik bagi semua bukan hanya lembaga penyiaran tapi juga masyarakat umum," pungkasnya.

Hidayat Nur Wahid hadir dalam acara In House Training Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Acara yang berlangsung di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (30/7), tersebut mengambil tema 'Upaya Meningkatkan Kualitas Tayangan Lembaga Penyiaran'. Ikut hadir dalam kegiatan itu Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi DKI Kawiyan dan Direktur Utama Jaktv David Sijabat. (mul/mpr)