Ayam Sudah Divaksin Tetap Mati

Flu Burung

Ayam Sudah Divaksin Tetap Mati

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2005 13:58 WIB
Jakarta - Tetaplah waspada! Flu burung bisa jadi kian ganas. Sebuah keluarga di Cipayung mengaku sudah memvaksin ayam yang dipeliharanya begitu tahu ada ayam tetangga yang mati secara mendadak. Namun meski divaksin, ayam itu tetap mati.Hal itu disampaikan Hajah Asmah (65), warga Munjul, Cipayung, Jakarta Timur saat ditemui detikcom di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, Rabu (19/10/2005).Cucu Hajah Asmah, Lubiana Astiyah (3), masuk RSPI Sulianti Saroso pukul 11.30 WIB. Anak kedua puteri pasangan Dodi Irianto (32) dan Heni (30) itu sudah dua hari menderita panas, batuk dan pilek."Kami khawatir flu burung. Makanya kami segera membawa ke sini tanpa rujukan karena takut terlambat," kata Hajah Asmah.Keluarga khawatir Lubiana terkena flu burung karena ayam yang dipelihara keluarga itu banyak yang mati. Menurut Hajah Asmah, sebelumnya ayam tetangga sekitar rumah mereka banyak yang mati. Tahu ayam tetangga banyak yang mati, kakek Lubiana, Haji Anwar Yusuf (68), segera memvaksin ayam-ayam peliharaannya. "Tapi tetap saja 10 ekor ayam mati juga. Segera saja ayam itu kami bakar," kata Hajah Asmah. Tak lama setelah kejadian itu, Lubiana sakit panas dan pilek. Keluarga pun khawatir penyakit Lubiana ada hubungannya dengan kematian 10 ekor ayam itu.Ibu Lubiana, Heni, mengaku pasrah saja jika di RSPI Lubiana harus dirawat di ruang isolasi. "Di rumah ada kakaknya. Tak apa-apa dia diisolasi agar tak ada yang ketularan," kata Heni. Sementara dokter anak yang merawat pasien flu burung RSPI, dr Sri Sulastri, menyatakan, hasil pemeriksaan awal panas Lubiana mencapai 39 derajat celcius. Bocah tiga tahun itu juga batuk dan pilek, tapi tidak mengalami sesak nafas. "Dia sekarang dirawat di ruang Mawar, diinfus dan diberi Tamiflu, juga obat penurun panas," kata dr Sulastri. Hingga Rabu (19/10/2005), RSPI masih merawat 3 orang yang diduga terserang flu burung. Selain Lubiana, RSPI masih merawat dua pasien sebelumnya yakni Mutiara Gayatri (7) dan Ageng (1,5). Sementara satu pasien, Ruben (4 bulan), telah pulang Selasa (18/10/2005) kemarin. Ruben dinyatakan hanya terkena flek paru-paru. (iy/)


Berita Terkait