Satu Tahun Pemerintahan, SBY-JK Harus Reshuffle Kabinet
Rabu, 19 Okt 2005 13:11 WIB
Jakarta - Desakan reshuffle kabinet terus menggelinding menjelang satu tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK). Reshuffle kabinet harus segera dilakukan menyusul merosotnya kondisi ekonomi.Desakan reshuffle kabinet disampaikan Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro di Sate House, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta, Rabu (19/10/2005). Masyarakat Profesional Madani melakukan koreksi atas satu tahun pemerintahan SBY-JK. Dari koreksi itu, lembaga yang dipimpin Ismed itu menyimpulkan kabinet Indonesia bersatu telah gagal. Kegagalan itu tercermin dari kondisi ekonomi, politik dan sosial yang semakin memburuk.Menurut Ismed, kegagalan itu terjadi akibat kinerja para menteri yang lemah. Lemahnya kinerja tak hanya terjadi pada menteri ekonomi saja tapi terjadi di kabinet secara menyeluruh. "Dengan kepercayaan rakyat yang masih ada, SBY-JK harus mengambil langkah yang cepat dan positif yakni me-reshuffle kabinetnya secara menyeluruh," kata Ismed. Meski mendesak reshuffle, Masyarakat Profesional Madani tidak memberikan masukan tentang orang-orang yang layak menempati posisi menteri nantinya. "Saya yakin SBY-JK sudah tahu menempatkan siapa saja untuk kabinet yang baru," kata Ismed.
(iy/)











































