Pakai KLB, Pembangunan GOR Rorotan Jakut Telan Rp 34 M

Tim detikcom - detikNews
Senin, 29 Jul 2019 18:33 WIB
Foto: Anies resmikan GOR Rorotan (Dok. Pemprov DKI)
Jakarta - GOR Rorotan di Jakarta Utara yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dibangun menggunakan Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Pembangunannya menghabiskan biaya Rp 34 miliar.

Berdasarkan siaran pers Pemprov DKI, Senin (29/7/2019), GOR Rorotan dibangun di atas lahan sebesar sekitar 2,2 Ha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. GOR ini dibangun selama 8 bulan yaitu pada November 2018-Juli 2019.

Pelaksanaan pembangunan menggunakan mekanisme pemanfaatan dana pelampauan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) kewajiban PT Putera Gaya Wahana. Pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp 34 miliar.



Pemprov DKI menyebut fasilitas di GOR Rorotan berstandar internasional. Berikut sederet fasilitas olahraga dan fasilitas pendukungnya:

Fasilitas Olahraga:
- Bangunan GOR Multi Olahraga dengan luas sekitar 1.200 m2, cabang olahraga Badminton, Basket, Bola Volley, Indoor Futsal
- Lapangan Sepakbola rumput sintetis bertaraf internasional
- Lapangan Tenis Outdoor Standar ITF Classified Court Pace 3
- Fitness Outdoor
- Jogging Track

Fasilitas Pendukung:
- Akses Disabilitas
- Toilet Disabilitas
- Area parkir untuk sekitar 40 mobil dan sekitar 70 motor
- Kapasitas Penonton sekitar 300 orang
- Danau buatan



"Ini fasilitas yang levelnya kelas dunia yang di Rorotan ini. Saya cek di google, jarak Balkot ke sini 28 kilometer, tapi meski jarak jauh, komitmen kita sama kemajuan Jakarta, nggak boleh ditentukan jarak ke Balkot. Tahun 2019 hadir fasilitas olahraga yang paling baik di Jakarta. Dan ini artinya dari GOR ini harus bisa hadir. Atlet-atlet mumpuni," ujar Anies dalam sambutannya di lokasi, sore tadi.

Pakai KLB, Pembangunan GOR Rorotan Jakut Telan Rp 34 MFoto: Anies resmikan GOR Rorotan (Dok. Pemprov DKI)


Dalam kesempatan yang sama, Anies juga meresmikan Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng. Sama seperti GOR Rorotan, pembangunannya juga memanfaatkan koefisien luas bangunan (KLB).

Gelanggang Remaja Cengkareng dibangun dengan KLB kewajiban PT Suryaraya Investama di atas lahan sebesar sekitar 5.000 m2 milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pembangunannya menghabiskan anggaran sekitar Rp 20 miliar selama 7 bulan.



Berikut fasilitas Gelanggang Remaja Cengkareng:

Fasilitas Olahraga:
- Bangunan 2 lantai dengan luas sekitar 2.000 m2, untuk cabang olahraga Badminton, Basket, Bola Volley, Indoor Futsal
- Jogging Track

Fasilitas Lain:
- Ruang Serbaguna dengan luas sekitar 800 m2
- Akses Disabilitas
- Toilet Disabilitas
- Area parkir untuk sekitar 40 mobil dan 70 motor
- Kapasitas Penonton sekitar 300 orang (imk/tor)