detikNews
Senin 29 Juli 2019, 17:58 WIB

Cinta Laura Resmi Jadi Duta Anti-kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Adhi Indra P - detikNews
Cinta Laura Resmi Jadi Duta Anti-kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Cinta Laura resmi jadi duta anti-kekerasan terhadap perempuan dan anak. (Adhi Indra/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengangkat Cinta Laura sebagai duta anti-kekerasan terhadap perempuan dan anak. Cinta Laura disebut menjadi contoh figur publik yang mampu menyuarakan anti-kekerasan terhadap perempuan dan anak di masyarakat.

"Kami pernah mendengar di media Cinta Laura pernah mengalami situasi yang kurang menyenangkan terkait masalah kekerasan seksual terhadap perempuan. Kami ingin juga melihat contoh dari Cinta Laura bagaimana dia mampu menghadapi ancaman kekerasan itu dan menyuarakan kepada semua pihak bahwa kekerasan tidak boleh terjadi di mana pun, di rumah, di tempat kerja, di tempat umum, dan ruang publik lainnya," ujar Sekretaris KPPPA Pribudiarta Nur Sitepu dalam acara penganugerahan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (29/7/2019).


Foto: Adhi Indra/detikcom

Pribudiarta menyebut kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa terjadi di mana saja, tanpa memandang status dan golongan. Karena itu, dia meminta setiap orang saling menjaga satu sama lain.

"Orang boleh mendapat pendidikan tinggi, mendapat kesehatan yang terbaik, punya pekerjaan yang hebat, tapi kalau dia mengalami kekerasan, maka kualitas hidupnya bisa dipastikan tidak akan baik," ujar Pribudiarta.

"Setiap orang bisa berpotensi menjadi korban, oleh karena itu kita tidak boleh diam sendiri, harus saling jaga satu sama lain, apabila terjadi potensi kekerasan di sekitarnya," imbuhnya.


Cinta sendiri sangat bersyukur atas penobatan tersebut. Ia berjanji akan membantu KPPPA untuk menyukseskan semua program yang berhubungan dengan kesejahteraan perempuan dan anak. Ia pun mengingatkan agar para korban berani bersuara jika mengalami kekerasan.

"Setiap manusia berhak untuk hidup secara baik, serta diperlakukan secara adil dan setara," ujar Cinta.

Selain itu, Cinta mengingatkan masyarakat untuk lebih dekat dengan keluarga masing-masing, sebab mereka yang akan menjadi tempat mengadu dan bercerita. Selain itu, ia mengingatkan para perempuan dan anak agar tidak pernah merasa bersalah jika menjadi korban kekerasan.

"Perempuan dan anak jangan pernah merasa bersalah saat menjadi korban kekerasan, apa pun bentuknya. Kejadian buruk yang menimpa kita bukan karena kesalahan kita, entah itu karena cara berbusana, berteman, dalam pekerjaan, dan sebagainya. Pelakulah yang punya masalah, dan kebetulan kita menjadi korbannya," tutur Cinta.

"Mari setop kekerasan terhadap perempuan dan anak, mari bersama lindungi perempuan dan anak Indonesia," sambung Cinta.

Selain menunjuk Cinta, KPPPA memberikan penghargaan terhadap 10 Unit Pelaksana Teknis Daerah PPA yang dinilai berhasil dalam melayani dan melakukan rehabilitasi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ke-10 unit itu adalah UPTD PPA Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, Kabupaten Sleman, Kota Surakarta, Kota Balikpapan, Kota Bandung, dan Kabupaten Sidoarjo.



Simak Juga 'Sempat Vakum Medsos, Cinta Laura Ingin Apresiasi Lingkungan Sekitar':

[Gambas:Video 20detik]


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com