2 Kasus Inses Terungkap di Sulsel dalam Sebulan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 29 Jul 2019 11:50 WIB
Foto: Ilustrasi Inses (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Makassar - Dua kasus inses atau perkawinan sedarah terungkap di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam sebulan. Kedua kasus itu terungkap di Kabupaten Luwu dan Bulukumba.

Berdasarkan catatan detikcom, Senin (29/7/2019), kasus inses pertama terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Seorang pria, Ansar (32), nekat memperistri adik kandungnya sendiri, Fitriani (20). Istri sah Ansar, Herfina, melaporkan suaminya itu ke polisi pada Senin (2/7) lalu.

"Iya telah kami telah terima laporan dari istri dari pria bernama Ansar. Dia dilaporkan atas dugaan perzinahan," kata Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan saat berbincang dengan detikcom, Selasa (2/7).

"Jadi yang dilaporkan juga dugaan perselingkuhan pria ini dengan saudara kandungnya," sambungnya.


Ansar nekat membawa kabur adik bungsunya, Fitriani (20) ke Kalimantan. Di sana, kedua kakak beradik ini menikah secara diam diam dan sempat disaksikan oleh sepupunya, bernama Samparaja.

Tidak hanya itu, Fitriani dikabarkan telah hamil 4 bulan saat menikah dengan kakak kandungnya sendiri. Pernikahan keduanya diamini sendiri oleh Ansar.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry mengatakan pihaknya fokus pada laporan pelapor yakni istri sah Ansar, Herfina, terkait soal perzinahan. Polisi ingin mengungkap lokasi perzinahan yang dilaporkan.

"Kami mau mengejar perzinahan itu apakah di Bulukumba, Makassar, atau Kalimantan. Tapi perzinahan ini yang mau kita ambil keterangan dari saksi," kata Berry saat itu.

Tidak cukup sebulan, warga kembali dihebohkan dengan kasus inses yang terjadi di Kabupaten Luwu. Seorang pria inisial AA disebut berhubungan dengan adiknya, EI hingga memiliki dua anak dan satu anak lagi masih di dalam kandungan.


Kakak beradik ini berasa dari Desa Lamunre Tengah, Belopa, LuwuLuwu. EI diketahui adalah janda yang telah dua kali menikah.

"Pada saat tahun 2013, saudari EI menikah dengan lelaki saudara B dan dikaruniai 1 orang anak lelaki bernama A. Lalu pada tahun 2014, E bercerai dengan suaminya, kemudian menikah lagi pada tahun 2014 dengan saudara H dan dikaruniai anak perempuan bernama MR alias A. Namun 6 bulan bersama, maka bercerai lagi dengan suami kedua," kata Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal.

Setelah bercerai, EI hidup bersama orang tua dan kakak kandungnya, AA. Semenjak EI bekerja sebagai pedagang makanan ringan di depan rumahnya, AA mulai mendekati EI pada tahun 2016.

Mulai sejak itu, EI dan AA menjalani hubungan terlarang. Padahal, mereka berdua adalah saudara kandung.

"Semenjak menjanda, saudari EI bekerja sebagai pedagang makanan ringan di depan rumahnya. Kemudian pada tahun 2016, saudara AA mulai mendekati adik kandungnya, saudari EI," terang Faisal.


Simak Video "Dampak Horor Hasil Peranakan dari Inses"

[Gambas:Video 20detik]

(fiq/idh)