Flu Burung Ditemukan di Sumbar
Rabu, 19 Okt 2005 11:05 WIB
Padang - Peternak unggas di Sumatera Barat (Sumbar) diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap unggas peliharaannya agar terhindar dari serangan wabah flu burung. Sejauh ini, sekitar 15 ekor ayam milik salah seorang peternak di Kecamatan IV Angkat Candung, Kabupaten Agam, dipastikan terserang virus mematikan tersebut.Kepala Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional II, Harry Besar Sosiawan, ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Rabu (19/10/2005) mengatakan, kepastian mengenai serangan virus flu burung tersebut diperoleh berdasarkan uji lab di Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional II, Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepri."Ini bukan kasus flu burung pertama di Sumatera Barat. Sebelumnya, pada 2004 lalu virus ini juga ditemukan menyerang unggas peliharaan salah seorang di Kota Pariaman. Kita minta agar peternak lebih meningkatkan upaya-upaya preventif agar wabah itu tidak meluas," ujarnya.Dikatakan Harry, sejumlah daerah di Sumbar yang harus segera mendapat perhatian terkait dengan penemuan virus flu burung tersebut adalah sejumlah tempat di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Limapuluhkota dan Kota Payakumbuh. "Daerah itu memiliki banyak peternak unggas dengan lokasi peternakan yang berdekatan. Kondisi seperti itu rawan penyebaran flu burung secara cepat," terangnya.Harry mengimbau peternak agar segera meminta pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan dan penyemprotan terhadap unggas peliharaannya. "Kita juga mengimbau agar warga mejaga kebersihan kandang dan memberi sinar matahari yang cukup untuk unggas peliharaannya," demikian Harry Besar Setiawan.
(nrl/)











































