Saddam Yakin Dirinya Tak Bersalah

Saddam Yakin Dirinya Tak Bersalah

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2005 09:45 WIB
Jakarta - Mantan penguasa Irak Saddam Hussein akan mulai menjalani persidangan hari Rabu (19/10/2005) ini. Menghadapi persidangan, Saddam tampak tenang dan percaya diri. Ia yakin dirinya tidak bersalah atas dakwaan melakukan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.Begitulah kesan pengacara Saddam, Khalil al-Dulaimi atas kondisi kliennya. "Saya melihatnya sore ini (Selasa sore waktu setempat) moralnya sangat tinggi. Saya mengatakan padanya tentang dakwaan itu, dan ia meyakini dirinya tidak bersalah."Dulaimi, dalam wawancara khusus dengan kantor berita Reuters, Rabu (19/10/2005), menyatakan kliennya tidak terlalu memikirkan kasus yang menjeratnya. "Ia bilang ia tidak peduli dengan itu," katanya.Tim pengacara sudah menyiapkan strategi hukum untuk menghadapi persidangan yang digelar pukul 09.00 waktu setempat atau 13.00 WIB itu. Pengacara akan mempertanyakan legitimasi pengadilan yang didukung Amerika Serikat.Dulaimi juga akan meminta penundaan sidang dengan alasan tidak diberi waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri. Tim pengacara juga akan mempertanyakan kewenangan Pengadilan Khusus karena lima anggota majelis hakimnya telah dipilih sejak dua tahun lalu oleh pemerintah AS."Presiden Irak Saddam Hussein tidak bisa mendapatkan pengadilan yang adil di depan Pengadilan Khusus ini. Ini dibentuk secara ilegal dan mengabaikan hak-hak asasi Saddam," kata Dulaimi yang masih menganggap Saddam sebagai Presiden Irak yang sah secara hukum. (gtp/)


Berita Terkait