Andi Arief Sarankan Gibran Tak Maju Pilwalkot Solo 2020, Ini Alasannya

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Minggu, 28 Jul 2019 14:37 WIB
Foto: Gibran Rakabuming (Instagram)
Jakarta - Nama Gibran Rakabuming, putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) muncul dalam bursa Pilwalkot Solo 2020. Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut jika benar Gibran maju, itu bukanlah dinasti politik.

"Anak presiden mencalonkan jabatan publik yang dipilih rakyat bukan dinasti. Jadi Gibran atau Kaesang punya hak," kata Andi Arief kepada wartawan, Minggu (28/7/2019).


Meski demikian, Andi Arief punya saran kepada Gibran andai memang terjun ke dunia politik. Andi menyarankan Gibran untuk terjun ke politik setelah 2024.

"Kenapa setelah tahun 2024, karena sampai 2024 Pak Jokowi masih menjadi Presiden. Jika ikut pemilihan 2020 dikhawatirkan nanti soal fairness aparat, baik keamanan maupun penyelenggara hingga birokrasi bahkan hingga soal logistik," sebut Andi.

"Tanpa diminta nanti mereka semua overacting dan menggunakan kekuasaan secara berlebihan," jelas dia.


Andi mengaku dia hanya membela hak politik Gibran. Namun dia tetap menyarankan sebaiknya Gibran terjun politik setelah 2024.

"Jadi posisi saya membela hak politik Gibran, bahwa itu bukan politik dinasti, karena dipilih rakyat, bukan ditunjuk. Namun sebaiknya setelah 2024," sebut Andi.


Gibran Rakabuming Raka jadi sorotan setelah survei Universitas Slamet Riyadi menempatkan dirinya sebagai salah seorang calon wali kota Solo potensial. Gibran mengaku saat ini masih fokus berbisnis. Meski demikian, dia berseloroh meminta awak media memberitahunya jika pendaftaran Pilwalkot Solo 2020 sudah dibuka.

"Kalau pembukaannya sudah dibuka teman-teman kasih tahu saya," ujar Gibran kepada wartawan.



Tonon video Respon Jokowi Soal Gibran Masuk Bursa Cawalkot:

[Gambas:Video 20detik]


Andi Arief Sarankan Gibran Tak Maju Pilwalkot Solo 2020, Ini Alasannya
(gbr/tor)