Gerindra: FPI Tidak Bertentangan dengan Pancasila

Tsarina Maharani - detikNews
Minggu, 28 Jul 2019 14:30 WIB
Ketua DPP Gerindra Habiburokhman (Adhi/detikcom)
Ketua DPP Gerindra Habiburokhman (Adhi/detikcom)
Jakarta - Partai Gerindra menilai ormas Front Pembela Islam (FPI) tidak bertentangan dengan Pancasila. Hal ini menyusul pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut sebuah ormas bisa dilarang jika tak sejalan dengan ideologi bangsa.

"Soal FPI, saya tidak melihat mereka bertentangan dengan Pancasila. Penilaian saya selama ini mereka ada pada garis Pancasila dan konstitusi," kata Ketua DPP Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (28/7/2019).


Kendati demikian, Habiburokhman tidak membantah ucapan Jokowi. Menurut dia, ormas apa pun yang tak sejalan dengan Pancasila memang tidak layak beroperasi.

"Saya menilai pernyataan beliau itu standar dan normatif. Bukan hanya FPI, semua organisasi yang tidak sesuai dengan Pancasila bisa dilarang dan ada mekanisme sudah diatur dalam UU Ormas. Tidak ada nada judgement dalam pernyataan presiden itu," tuturnya.


Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut FPI bisa saja dilarang jika tidak sejalan dengan ideologi bangsa. FPI mengatakan sudah menduga Jokowi akan menyampaikan pernyataan seperti itu.

Pengurus DPP FPI, Slamet Ma'arif, lantas berbicara mengenai Islamofobia. Menurut Slamet, FPI selama ini sudah tunduk pada aturan yang berlaku dan kerap membantu pemerintah dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

"Ketakutan yang berlebihan dan menunjukkan Islamofobia itu, kita dari awal berdiri selalu mengikuti dan patuh pada aturan hukum di Indonesia, bahkan SKT pun kita dapatkan, artinya pemerintah di sebelumnya nggak ada masalah, bahkan bergandeng tangan dalam bencana kemanusiaan. Rezim sekarang sedang menunjukkan siapa dirinya dan siapa kelompoknya. Biarkan rakyat dan umat yang menilai," ujar Slamet.



Tonton video Alasan Pemerintah Belum Perpanjang Izin FPI:

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/tor)