Gerak Sigap Satgas Tinombala Evakuasi Ibu Kritis Saat Lahirkan Anak

Gerak Sigap Satgas Tinombala Evakuasi Ibu Kritis Saat Lahirkan Anak

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 28 Jul 2019 03:44 WIB
Satgas Tinombala evakuasi ibu kritis yang hendak lahirkan anaknya (Instagram @puspentni)
Satgas Tinombala evakuasi ibu kritis yang hendak lahirkan anaknya (Instagram @puspentni)
Jakarta - Heriani dalam kondisi kritis saat hendak melahirkan anaknya. Mendengar kondisi ini, Satgas Tinombala mengevakuasi perempuan yang tinggal di daerah Pegunungan Salubanga, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dilihat dari akun Instagram Pusat Penerangan TNI, @puspentni, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (27/7). Prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbad TNI yang tergabung dalam Satgas Tinombala mengevakuasi Heriani menggunakan helikopter.


Sedianya helikopter ini akan kembali ke Poso setelah mengirimkan logistik bagi pasukan dari Satgas Tindak yang sedang memburu DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kelompok Ali Kalora di wilayah Pegunungan Biru dan Salubanga. Setelah menerima kabar perempuan kritis saat akan melahirkan, tim ini lalu diminta melakukan evakuasi udara.

"Saya mendapat laporan bahwa ada salah satu warga yang mau melahirkan di rumah, namun keadaannya kritis karena sebagian badan dari bayi masih tertinggal di dalam kandungan, jadi harus evakuasi secepatnya," jelas Kolonel Inf Dody Triwinarto, tulis @puspentni di bagian keterangan seperti dilihat, Minggu (28/7/2019).
Informasi ini dilaporkan Komandan Pos Air Teh Lettu Inf Handarwoko yang ada di Dusun Tagara Atas, Salubanga. Evakuasi udara dipilih karena kondisi medan darat yang cukup sulit. Diperkirakan dibutuhkan waktu 5 jam untuk sampai ke puskesmas terdekat.
Gerak Sigap Satgas Tinombala Evakuasi Ibu Kritis Saat Lahirkan AnakHeriani beri nama bayi laki-lakinya Muhammad Helly Perkasa (Instagram @puspentni)
Setelah menerima perintah, pilot helikopter, Mayor Cpn Andung, segera segera putar haluan menuju ke titik jemput di Dusun Air Teh. Di sana personel Satgas Tindak dan anggota Pos Air Teh bersama warga langsung membantu proses evakuasi.
Berkat kerja sama dan koordinasi yang padu, ibu dan bayi tersebut tiba di Puskesmas Sausu. Setelah ditangani petugas kesehatan setempat, sang ibu dapat melalui persalinan dalam keadaan lancar dan bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat.

Heriani kemudian memberi nama bayi laki-lakinya Muhammad Helly Perkasa. Nama itu dipilih untuk mengenang peristiwa yang dialaminya.


View this post on Instagram

AKSI HEROIK SATGAS TINOMBALA SELAMATKAN IBU MELAHIRKAN & BAYINYA . Aksi heroik ditunjukkan Prajurit Satgas Tindak dan Tim Penerbad TNI yang tergabung dalam Satgas Tinombala dengan menyelamatkan seorang ibu yang hendak melahirkan melalui evakuasi udara menggunakan Helikopter di wilayah Pegunungan Salubanga, Kab. Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (27/7). . Penyelematan berawal saat Tim Penerbad menerima perintah untuk melakukan dorongan logistik bagi pasukan dari Satgas Tindak yang sedang memburu DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kelompok Ali Kalora di wilayah Pegunungan Biru dan Salubanga. . Setelah proses dorongan logistik selesai, Helikopter Penerbad yang rencananya akan kembali ke Poso, menerima perintah dari Dansatgas TNI selaku Wakil Kepala Operasi Satgas Tinombala Kolonel Inf Dody Triwinarto, S. I. P. untuk mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan setelah mendapat laporan dari Komandan Pos Air Teh Lettu Inf Handarwoko di Dusun Tagara Atas, Salubanga. . "Saya mendapat laporan bahwa ada salah satu warga yang mau melahirkan di rumah, namun keadaannya kritis karena sebagian badan dari bayi masih tertinggal di dalam kandungan, jadi harus evakuasi secepatnya," jelas Kolonel Inf Dody Triwinarto. . Menurutnya, evakuasi udara dilakukan karena kondisi medan tidak memungkinkan dan cukup sulit dilalui jalur darat serta membutuhkan waktu lima jam untuk sampai di Puskesmas terdekat. Terlebih di wilayah tersebut tidak terdapat fasilitas maupun tenaga medis. . Setelah menerima perintah, Mayor Cpn Andung selaku Pilot Helikopter, segera putar haluan menuju ke titik jemput di Dusun Air Teh. Disana, beberapa orang personel Satgas Tindak dan anggota Pos Air Teh beserta warga setempat sudah menunggu dan membantu proses evakuasi. Berkat kerja sama dan koordinasi yang cepat dan padu, tidak lebih dari enam menit, Ibu dan bayi tersebut berhasil sampai di Puskesmas Sausu. Setelah ditangani petugas kesehatan setempat, sang ibu dapat melalui persalinan dalam keadaan lancar dan bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat. . Ny. Heriani, demikian nama ibu tersebut, kemudian memberi nama bayi laki-lakinya *Muhammad Helly Perkasa* untuk mengenang peristiwa yang dialaminya.

A post shared by Puspen TNI (@puspentni) on Jul 27, 2019 at 6:32am PDT

(jbr/abw)