62 Mayat Imigran Korban Kapal Karam Dievakuasi dari Lepas Pantai Libya

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 27 Jul 2019 02:32 WIB
Foto ilustrasi: Sebuah kapal pengangkut imigran terbalik di Laut Mediterania, 26 Mei 2019. (Reuters)
Khoms - Sehari setelah tenggelamnya kapal yang ditumpangi imigran di lepas pantai Kota Khoms Libya, Bulan Sabit Libya mengevakuasi 62 mayat imigran. Ini menambah jumlah korban meninggal yang sebelumnya sudah mencapai ratusan.

"Tim Bulan Sabit kami telah menemukan 62 imigran," kata kepala unit Bulan Sabit Libya, Abdelmoneim Abu Sbeih, dilansir AFP, Sabtu (27/7/2019).

Kapal itu tenggelam pada Kamis (25/7) waktu setempat. Lebih dari 100 orang hilang setelah kapal yang kelebihan muatan tenggelam di lepas pantai kawasan timur Libya, dekat kota pelabuhan Khoms.

145 imigran telah diselamatkan oleh penjaga pantai Libya dan nelayan. Mayat-mayat mengapung di perairan. Otoritas lokal mengadakan pertemuan dan menyimpan mayat itu hingga lokasi penguburan ditentukan.

"Mayat-mayat masih mengapung terbawa ke pantai secara terus-menerus. Mustahil untuk mendapatkan jumlah totalnya," kata Abu Sbeih.

Dokter Lintas Batas (MSF) menyatakan para imigran sebelumya telah melaut menggunakan tiga kapal yang diikat bersama-sama. Berdasarkan keterangan korban selamat, MSF mengatakan ada 400 orang yang berada di kapal.

Kepala agensi pengungsi PBB, Filippo Grandi, menyatakan kecelakaan kapal ini adalah tragedi terburuk di Mediterania pada tahun ini.

(dnu/lir)